Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Petani Muda Banten Terbang ke Jepang! Misi Besar: Pulang Bawa Inovasi

Laporan: Firman
Kamis, 09 April 2026 | 16:39 WIB
Gubernur Banten Andra Soni melepas 21 petani milenial belajar ke negara Jepang - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni melepas 21 petani milenial belajar ke negara Jepang - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Serang — Sebanyak 21 petani milenial dilepas menuju Jepang. Mereka bukan sekadar berangkat magang, tapi membawa misi besar: belajar, menyerap teknologi, lalu pulang untuk mengubah wajah pertanian Banten.
 

Seperti di unggah akun adpim.dokpim.banten, pelepasan dilakukan langsung olehGubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kamis (9/4/2026).
 

Program Nasional, Rekor Terbanyak!
 

Program magang ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dilaksanakan di berbagai provinsi.
 

Tahun ini mencetak sejarah.

Jumlah peserta yang diberangkatkan menjadi yang terbanyak sejak program ini berjalan pada 1984. Sebuah sinyal kuat: regenerasi petani mulai bergerak serius.
 

Jepang Jadi “Kampus Lapangan”
 

Selama 1 hingga 2 tahun, para petani muda ini akan belajar langsung di Jepang—negara dengan sistem pertanian maju, modern, dan efisien.
 

Bukan cuma teori. Mereka akan praktik di lapangan: dari teknologi tanam, manajemen lahan, hingga inovasi hasil pertanian.
 

Pesan Gubernur: Pulang, Garap Lahan Tidur!
 

Andra Soni punya harapan besar.
 

“Kita masih banyak lahan-lahan tidur yang bisa dikembangkan. Silakan nanti setelah kembali, dikembangkan,” tegasnya.
 

Menurutnya, peluang di sektor pertanian Banten masih terbuka lebar—tinggal siapa yang berani menggarapnya dengan cara baru.
 

Banten Bisa Jadi Lumbung Pangan Jakarta
 

Andra tak menampik, potensi pertanian Banten selama ini belum optimal.
 

Padahal, secara geografis, Banten punya posisi strategis. Berbatasan langsung dengan Jakarta, kebutuhan pasar sangat besar.
 

“Setidaknya, Banten bisa menjadi daerah penyuplai kebutuhan pangan Jakarta,” ujarnya.
 

Misi Besar Petani Milenial
 

Program ini bukan sekadar magang luar negeri. Ini investasi masa depan.
 

Jika ilmu dari Jepang benar-benar diterapkan, bukan mustahil:
 

1. Lahan tidur berubah jadi produktif 

2. Petani muda naik kelas 

3. Banten jadi kekuatan baru sektor pangan 
 

Kini bola ada di tangan 21 petani milenial itu. Belajar ke Jepang. Pulang untuk membangun.rajamedia

Komentar: