Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bhayangkara Bungkam Persija 3-2 di Detik Akhir, Persib Makin Aman!

Laporan: Raja Media Network
Minggu, 05 April 2026 | 18:09 WIB
Bhayangkara FC taklukan Persija 3-2. - Repro -
Bhayangkara FC taklukan Persija 3-2. - Repro -

RMBANTEN.COM — Lampung BRI Super League — Laga panas pekan ke-26 BRI Super League berubah jadi panggung drama. Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses menumbangkan Persija Jakarta dengan skor tipis 3-2, Minggu (5/4/2026) sore.
 

Kemenangan ditentukan di detik terakhir. Menyakitkan bagi Persija, manis bagi Bhayangkara.
 

Gol Injury Time Jadi Penentu
 

Pertandingan berlangsung liar sejak menit awal. Persija langsung unggul cepat lewat Rayhan Hannan di menit pertama.
 

Namun Bhayangkara tak tinggal diam. Moussa Sidibe tampil sebagai bintang dengan dua gol krusial (28’, 90+4’).
 

Satu gol lain dicetak Dedi Sulistywan di menit ke-86.
 

Sementara Persija lewat gol tendangan geledek keras Fabio di menit 62.
 

Gol terakhir Sidibe di masa injury time jadi penutup dramatis—sekaligus palu kemenangan 3-2.
 

Balas Dendam Tuntas
 

Hasil ini jadi jawaban telak Bhayangkara setelah sebelumnya dipermalukan 0-3 oleh Persija pada Desember 2025.
 

Kini, giliran The Guardian tersenyum lebar di kandang sendiri.
 

Persija Terpukul, Persib Diuntungkan
 

Kekalahan ini jadi pukulan telak bagi Persija dalam perburuan gelar.
 

Persib Bandung kini makin kokoh di puncak klasemen dengan 58 poin.
 

Persija tertahan di posisi tiga dengan 52 poin—tertinggal 6 angka. Sementara Borneo FC tetap di posisi kedua dengan 54 poin.
 

Tekanan Makin Berat
 

Bukan hanya gagal memangkas jarak, Persija juga gagal menyalip Borneo FC.
 

Situasi ini membuat tekanan makin besar jelang laga krusial berikutnya—terutama saat menghadapi Persib pada Mei mendatang.
 

Laga Penuh Emosi dan Gengsi
 

Pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda ini tak hanya soal skor, tapi juga mental.
 

Bhayangkara menunjukkan daya juang hingga detik akhir. Persija, sebaliknya, harus menelan pil pahit setelah kehilangan poin di momen krusial.
 

Sepak bola selalu punya cara mengejutkan. Saat laga seolah berakhir imbang, satu detik bisa mengubah segalanya. Di Lampung, Bhayangkara membuktikan—permainan belum selesai sampai peluit terakhir benar-benar berbunyi.rajamedia

Komentar: