Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banten Lama Bangkit! Andra Soni Gaspol Hidupkan Warisan Kesultanan

Laporan: Firman
Selasa, 31 Maret 2026 | 05:58 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin di Masjid Agung Banten, Kasemen, Senin malam (30/3/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin di Masjid Agung Banten, Kasemen, Senin malam (30/3/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tancap gas melanjutkan program revitalisasi situs peninggalan Kesultanan Banten. Langkah ini ditegaskan sebagai strategi besar untuk mengangkat kembali kejayaan wisata budaya, sejarah, dan religi di kawasan Banten Lama, Kota Serang.
 

Komitmen itu disampaikan langsung Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin di Masjid Agung Banten, Kasemen, Senin malam (30/3/2026).

Revitalisasi: Banten Lama Harus Bangkit
 

Andra Soni menegaskan, revitalisasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi upaya menghidupkan kembali ruh sejarah Banten sebagai pusat peradaban Islam di masa lalu.
 

“Ini bukan hanya soal situs, tapi soal identitas dan kebanggaan daerah. Banten Lama harus kembali hidup,” tegasnya.
 

Menurutnya, penguatan kawasan ini akan berdampak langsung pada sektor pariwisata, ekonomi masyarakat, hingga pelestarian budaya.
 

Teladan Sultan Hasanuddin
 

Dalam kesempatan itu, Andra mengingatkan kembali sosok Sultan Maulana Hasanuddin sebagai pendiri Kesultanan Banten dan tokoh penting dalam penyebaran Islam di Tanah Jawa.
 

Putra dari Sunan Gunung Jati tersebut dinilai memiliki kepemimpinan visioner yang membawa Banten mencapai masa kejayaan.
 

“Beliau bukan hanya pemimpin, tapi juga peletak fondasi peradaban. Banyak nilai yang harus kita teladani,” ujar Andra.
 

Sinergi Jadi Kunci
 

Gubernur mengajak seluruh elemen—pemerintah, ulama, hingga masyarakat—untuk bersatu menjaga dan mengembangkan warisan sejarah tersebut.
 

Menurutnya, tanpa kolaborasi, revitalisasi hanya akan menjadi proyek tanpa jiwa.
 

“Kita butuh kebersamaan. Warisan ini milik kita semua,” katanya.
 

Momentum Haul, Momentum Persatuan
 

Haul Agung disebut bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi ruang refleksi untuk memperkuat kebersamaan dan arah pembangunan Banten ke depan.
 

Andra juga mengajak masyarakat mendoakan keselamatan dan kesejahteraan daerah.
 

“Haul ini pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Kita harus terus melanjutkan semangat beliau,” ucapnya.
 

Dengan langkah ini, Pemprov Banten ingin memastikan bahwa jejak kejayaan masa lalu tidak hanya dikenang, tetapi juga menjadi fondasi kuat untuk masa depan. Banten Lama pun disiapkan kembali menjadi magnet peradaban—bukan sekadar destinasi.rajamedia

Komentar: