Tak Ada Diskriminasi! Bupati Tangerang Jamin Jemaat Tesalonika Ibadah Aman & Nyaman
RMBANTEN.COM — Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat merespons kebutuhan umat. Bupati Moch Maesyal Rasyid memastikan jemaat POUK Tesalonika bisa kembali beribadah dengan aman dan nyaman.
Lokasinya sudah disiapkan: aula eks Kantor Kecamatan Teluknaga.
Pemerintah Tegas: Semua Umat Dilindungi
Dalam kunjungannya ke Teluknaga, Sabtu (4/4/2026), Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi.
“Pemerintah tidak membeda-bedakan agama. Semua masyarakat berhak beribadah dengan aman dan tenang,” tegasnya.
Kabupaten Tangerang, kata dia, harus tetap menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi kerukunan.
Solusi Cepat: Aula Disulap Jadi Tempat Ibadah
Sebagai langkah cepat, Pemkab Tangerang menyiapkan aula eks kantor kecamatan sebagai tempat ibadah sementara.
Fasilitasnya pun dilengkapi: AC, kursi, toilet, hingga sarana pendukung lainnya.
“Kami pastikan keamanannya. Tidak akan ada gangguan dari pihak manapun,” ujar Maesyal.
Jangka Panjang: Siapkan Rumah Ibadah Permanen
Tak berhenti di solusi sementara, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang.
Pemkab akan mencari lokasi permanen—baik melalui lahan fasos-fasum maupun alternatif lain seperti ruko—sesuai aturan yang berlaku dan persetujuan masyarakat.
Jemaat Bersyukur, Siap Ibadah Kembali
Gembala jemaat, Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah.
“Kami bersyukur. Ini jawaban atas kerinduan kami untuk beribadah dengan layak dan tenang,” ujarnya.
Jemaat dipastikan mulai kembali beribadah di lokasi yang telah disediakan.
FKUB Luruskan Isu Hoaks
Sementara itu, Johannes Nurwahyudi menegaskan bahwa isu pelarangan ibadah Jumat Agung di Teluknaga adalah tidak benar.
“Tidak ada pelarangan ibadah. Yang ada hanya penertiban administratif gedung yayasan,” jelasnya.
Negara Hadir Jaga Kerukunan
Kunjungan Bupati turut didampingi unsur Forkopimda, termasuk TNI-Polri, sebagai bentuk jaminan keamanan bagi seluruh umat.
Di tengah isu sensitif soal toleransi, langkah cepat pemerintah jadi kunci. Pesannya jelas: ibadah adalah hak, dan negara wajib hadir menjaganya.![]()
Hukum | 5 hari yang lalu
Gaya Hirup | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Parlemen | 5 hari yang lalu
Kaamanan | 1 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Mancanagara | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu