Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Lansia Tangsel Naik Panggung! 170 Ribu Warga Senior Didorong Tetap Sehat dan Produktif

Laporan: Firman
Kamis, 23 April 2026 | 08:50 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM - Tangsel — Lansia tak lagi dipandang sebagai kelompok pasif. Pemerintah Kota Tangerang Selatan justru tancap gas mendorong warga senior tetap sehat, aktif, dan produktif lewat Gebyar Lansia yang digelar di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Rabu (22/4/2026).
 

Pesannya jelas: usia boleh senja, tapi semangat tak boleh redup.
 

170 Ribu Lansia, Tangsel Siaga Penuh
 

Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan lansia masuk kelompok rentan yang butuh perhatian serius, seiring meningkatnya angka harapan hidup.
 

Dari total 1,4 juta penduduk, sekitar 170 ribu adalah lansia. Bahkan, dalam acara ini hadir warga berusia 80 hingga 90 tahun—bukti nyata kualitas kesehatan masyarakat yang terus membaik.
 

“Kelompok usia di atas 65 tahun memiliki ketergantungan tinggi. Pemerintah harus hadir memastikan kesehatan mereka tetap terjaga,” tegasnya.
 

Tak Cuma Sehat, Lansia Harus Tetap Produktif
 

Pemkot Tangsel tak ingin lansia hanya “dirawat”, tapi juga diberdayakan.
 

Berbagai program digulirkan:
 

1. Sekolah Lansia di Lengkong Wetan 

2. Pemberdayaan ekonomi lewat Koperasi Merah Putih 

3. Kegiatan komunitas dan UMKM 
 

Tujuannya satu: menjaga produktivitas di usia lanjut.
 

“Produktivitas harus tetap dijaga. Hidup ini tetap dipersembahkan untuk generasi berikutnya,” ujar Benyamin.
 

Herbal Jadi Andalan, Edukasi Digenjot
 

Gebyar Lansia juga diisi edukasi kesehatan berbasis herbal. Narasumber dari Perkumpulan Disiplin Herbal Medik Indonesia dan Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia memberikan pemahaman soal pengobatan tradisional yang aman.
 

Langkah ini jadi bagian dari strategi memperkuat layanan kesehatan alternatif bagi lansia.
 

Harapan Hidup Tinggi, Tanggung Jawab Ikut Naik
 

Dengan angka harapan hidup mencapai 76,2 tahun, Tangsel menghadapi tantangan baru: memastikan kualitas hidup lansia tetap optimal.
 

Lansia bukan beban—mereka aset pengalaman. Di Tangsel, arah kebijakan mulai bergeser: dari sekadar menjaga, menjadi memberdayakan. Jika konsisten, kota ini bisa jadi contoh bagaimana usia lanjut tetap punya peran besar dalam roda kehidupan.rajamedia

Komentar: