Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Titip Pancasila ke Kepala Daerah: Jangan Ada Rakyat yang Ditinggalkan!

Laporan: Firman
Senin, 01 Juni 2026 | 12:47 WIB
Gubernur Banten Andra Soni memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (1/6/2026) - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (1/6/2026) - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Kota Serang — Gubernur Banten Andra Soni memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (1/6/2026).
 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni membacakan amanat Kepala BPIP RI Yudian Wahyudi yang menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan publik.
 

“Kepada para kepala daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian,” ujar Andra Soni melansir laman bantenprov.go.id.
 

Jangan Ada Rakyat Tertinggal
 

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah harus berlandaskan keadilan sosial dan berpihak kepada masyarakat.
 

“Pastikan setiap kebijakan publik memenuhi rasa keadilan dan menjamin tidak ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” lanjutnya.
 

Lawan Intoleransi dan Radikalisme
 

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 juga menjadi momentum memperkuat komitmen melawan intoleransi dan radikalisme.
 

Andra Soni menegaskan Indonesia harus terus menjaga harmoni kebangsaan di tengah keberagaman.
 

“Mari tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung religiusitas, persatuan, dan nilai kemanusiaan,” katanya.
 

Pancasila Harus Hidup dalam Kehidupan Bangsa
 

Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau seremoni tahunan semata.
 

Nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dalam seluruh sendi kehidupan masyarakat Indonesia.
 

“Selama darah Indonesia masih mengalir, Pancasila akan tetap hidup dalam denyut nadi bangsa,” ujarnya.
 

Forkopimda dan TNI-Polri Hadir
 

Upacara Hari Lahir Pancasila di Banten turut dihadiri unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN, hingga pimpinan instansi vertikal.

Komandan Upacara dipimpin Dandenpom III/4 Serang Letkol Cpm Dadang Dwi Saputro.
 

Sementara pembacaan teks Pancasila dilakukan Kapolda Banten Hengki dan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Dan Grup 1 Kopassus Raden Nashrul Fathurrohman.
 

Pemprov Banten Tegaskan Komitmen
 

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Banten menegaskan komitmennya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama pemerintahan dan pelayanan publik.
 

Pemerintah berharap semangat Pancasila terus memperkuat pembangunan daerah yang adil, harmonis, dan sejahtera.rajamedia

Komentar: