Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

SPMB Tangsel 2026 Dibuka! Jalur Domisili Jadi Penentu Masuk Sekolah Negeri

Laporan: Firman
Minggu, 24 Mei 2026 | 21:18 WIB
Kepala Dinas Dikbud Tangsel, Deden Deni - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Kepala Dinas Dikbud Tangsel, Deden Deni - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM — Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, hingga SMP Negeri.
 

Dalam petunjuk teknis terbaru yang disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, jalur domisili kembali menjadi prioritas utama penerimaan siswa baru.
 

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi warga yang tinggal di sekitar sekolah negeri.
 

SPMB Transparan dan Tepat Sasaran
 

Kepala Dinas Dikbud Tangsel, Deden Deni, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini dirancang lebih objektif, transparan, dan akuntabel.
 

“SPMB tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan dengan prinsip pemerataan akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan,” ujar Deden melansir laman Pemkot Tangsel.
 

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mulai mempersiapkan seluruh dokumen administrasi sejak awal, terutama terkait dokumen kependudukan pada jalur domisili.
 

“Kami meminta orang tua mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan tidak terkendala saat verifikasi,” katanya.
 

Jalur Domisili Jadi Prioritas Besar
 

Untuk jenjang TK Negeri Pembina, jalur domisili mendapat kuota terbesar mencapai 80 persen.
 

Sementara pada jenjang SD Negeri, kuota jalur domisili mencapai 70 persen, terdiri dari 65 persen domisili dalam daerah dan 5 persen luar daerah.
 

Sedangkan pada jenjang SMP Negeri, jalur domisili mendapat porsi 40 persen dari total penerimaan siswa baru.
 

Pemerintah juga menetapkan syarat ketat terkait Kartu Keluarga (KK). Untuk jalur domisili, KK wajib tercatat di Disdukcapil Tangsel minimal satu tahun sebelum pelaksanaan SPMB.
 

Kuota SD dan SMP Negeri Capai Ribuan
 

Tahun ajaran 2026/2027, total kuota penerimaan SD Negeri di Tangsel mencapai 16.080 siswa.
 

Sementara untuk SMP Negeri, kuota yang disediakan mencapai 9.976 siswa.
 

Selain jalur domisili, SMP Negeri juga membuka jalur prestasi, afirmasi, mutasi, hingga disabilitas.
 

Calon siswa berprestasi akademik maupun non-akademik, termasuk penghafal Al-Qur’an dan anggota Pramuka Siaga Garuda, dapat mengikuti jalur prestasi dengan melampirkan dokumen pendukung.
 

Jadwal Pendaftaran Mulai Mei hingga Juli
 

Pelaksanaan SPMB dilakukan bertahap sesuai jenjang pendidikan.
 

Untuk TK Negeri Pembina, pendaftaran dibuka 25–26 Mei 2026.
 

Sedangkan SD Negeri mulai membuka pendaftaran pada 8–19 Juni 2026.
 

Sementara SMP Negeri dilaksanakan dalam tiga tahap mulai 22 Juni hingga 10 Juli 2026 sesuai jalur penerimaan masing-masing.
 

Seluruh siswa baru dijadwalkan mulai masuk sekolah pada 13 Juli 2026.
 

Jangan Salah Dokumen
 

Pemkot Tangsel mengingatkan masyarakat untuk teliti memahami persyaratan administrasi agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi.
 

Dokumen seperti akta kelahiran, KIA, KK, SKL, hingga surat rekomendasi khusus wajib dipastikan lengkap sesuai jalur yang dipilih.
 

Informasi lengkap terkait jadwal, syarat, dan mekanisme SPMB 2026 juga dapat diakses melalui laman resmi Dinas Pendidikan Kota Tangsel.rajamedia

Komentar: