Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Tangsel Tebar 97 Hewan Kurban, 10 Ribu Kantong Ramah Lingkungan Dibagikan

Laporan: Firman
Rabu, 27 Mei 2026 | 19:34 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM — Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan memanfaatkan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah bukan hanya untuk berbagi daging kurban, tetapi juga mengampanyekan kepedulian lingkungan.
 

Sebanyak 37 ekor sapi dan 60 ekor kambing disalurkan Pemkot Tangsel ke berbagai wilayah untuk dibagikan kepada masyarakat.
 

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan distribusi hewan kurban dilakukan langsung pada Hari Iduladha usai pelaksanaan Salat Id di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Rabu (27/5/2026).
 

“Total kurban dari Pemkot Tangsel sebanyak 37 sapi dan 60 kambing. Distribusinya disebar ke seluruh wilayah di Tangerang Selatan hari ini,” ujar Benyamin melansir laman Pemkot Tangsel.
 

10 Ribu Besek dan Kantong Kain
 

Yang menarik, Pemkot Tangsel tahun ini juga membagikan sekitar 10 ribu kantong berbahan kain dan besek bambu ke lokasi pemotongan hewan kurban.
 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat distribusi daging kurban kepada masyarakat.
 

“Kurang lebih hampir 10 ribu kita bagikan ke tempat-tempat pemotongan hewan,” katanya.
 

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel mendorong pelaksanaan Iduladha yang lebih ramah lingkungan.
 

Hewan Kurban Dipastikan Bebas PMK dan LSD
 

Benyamin memastikan seluruh hewan kurban yang didistribusikan dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.
 

Berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tangsel selama sepekan terakhir, tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).
 

“Alhamdulillah semuanya memenuhi syarat untuk menjadi hewan kurban karena sudah diperiksa secara teliti,” ujarnya.
 

Pemkot Tangsel juga menerapkan standar ketat bagi lokasi pemotongan hewan kurban, mulai dari penyediaan tempat penampungan, saluran pembuangan limbah, hingga mekanisme distribusi daging agar lebih tertib dan tepat sasaran.
 

Iduladha Harus Perkuat Kepedulian Sosial
 

Menurut Benyamin, Iduladha bukan hanya tentang ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
 

“Semangat berbagi melalui ibadah kurban harus mampu menumbuhkan empati di tengah masyarakat Tangerang Selatan yang maju dan dinamis,” katanya.
 

Tangsel Tumbuh, Tapi Tantangan Masih Ada
 

Dalam kesempatan itu, Benyamin juga memaparkan capaian pembangunan Kota Tangsel.
 

Tahun 2025, jumlah penduduk Tangsel tercatat mencapai 1,47 juta jiwa dengan dominasi usia produktif sebesar 72,20 persen.
 

Sementara tingkat kemiskinan berada di angka 2,39 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 84,81 atau masuk kategori sangat tinggi.
 

Meski demikian, Benyamin mengingatkan masih ada tantangan yang harus dihadapi bersama, mulai dari ketimpangan sosial, persoalan sampah dan lingkungan, hingga peningkatan kualitas SDM dan lapangan kerja.
 

“Kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya nilai religius, akhlak, dan kepedulian sosial masyarakat,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: