Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bupati Muara Enim Resmi Tersangka, Uang Ratusan Juta Disita!

Laporan: Raja Media Network
Selasa, 09 Juni 2026 | 15:22 WIB
Jubir KPK Budi Prasetyo - Foto: Dok.KPK -
Jubir KPK Budi Prasetyo - Foto: Dok.KPK -

RMBANTEN.COM — Jakarta, Hukrim — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Muara Enim, Edison, sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar maraton sejak Minggu malam (7/6/2026) hingga Senin (8/6/2026).
 

Kasus ini langsung mengguncang Sumatera Selatan karena menyeret dugaan suap proyek pengadaan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.
 

KPK memastikan perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan usai gelar perkara dilakukan pada Senin malam.
 

“Berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan dan menetapkan para pihak sebagai tersangka,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo.
 

OTT Digelar di Jakarta dan Sumsel
 

Operasi senyap KPK dilakukan di dua wilayah sekaligus, yakni Jakarta dan Sumatera Selatan.
 

Dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan total 10 orang.
 

Lima orang berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati Edison. Sedangkan lima lainnya berasal dari pihak swasta.
 

Bupati Edison diamankan di Sumatera Selatan sebelum akhirnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
 

Proyek Disdik Jadi Bancakan
 

KPK mengungkap dugaan korupsi berkaitan dengan penerimaan uang dari pihak swasta kepada penyelenggara negara.
 

Kasus ini diduga berkaitan dengan proyek pengadaan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.
 

“Perkara ini terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dari pihak swasta berkaitan dengan pengadaan di lingkup Pemkab Muara Enim,” kata Budi.
 

Uang Ratusan Juta Diamankan
 

Dalam operasi tersebut, tim penyidik turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.
 

Meski belum mengungkap angka pasti, KPK memastikan uang tersebut menjadi bagian penting dalam pembuktian perkara.
 

Detail nominal serta konstruksi lengkap kasus akan diumumkan dalam konferensi pers resmi.
 

Rumah Dinas dan Kantor Disegel
 

Usai penangkapan, tim KPK bergerak melakukan penyegelan dan penggeledahan di sejumlah lokasi.
 

Rumah dinas Bupati Muara Enim hingga beberapa kantor dinas di lingkungan Pemkab Muara Enim ikut diperiksa penyidik.
 

Langkah ini dilakukan untuk mencari tambahan barang bukti terkait dugaan suap proyek pengadaan.
 

KPK Kejar Aktor Lain
 

KPK memberi sinyal perkara ini tidak berhenti pada penetapan Bupati Edison semata.
 

Penyidik masih mendalami aliran uang, pihak swasta yang terlibat, hingga kemungkinan adanya aktor lain dalam skandal proyek tersebut.
 

OTT Muara Enim kembali menambah daftar panjang kepala daerah yang terseret korupsi proyek pengadaan barang dan jasa.rajamedia

Komentar: