Bayar PBB Kini Cukup Scan QR! Bupati Tangerang Luncurkan Moling QRIS
RMBANTEN.COM — Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital. Terbaru, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi meluncurkan Mobil Keliling PBB-P2 melalui QRIS (Moling QRIS) sebagai inovasi untuk memudahkan masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Peluncuran dilakukan dalam rangkaian High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Kecamatan Tigaraksa, Jumat (24/7/2026).
Lewat program ini, warga tak perlu lagi datang ke kantor pajak. Mobil pelayanan akan hadir langsung ke kecamatan, desa, hingga kelurahan, lengkap dengan fasilitas pembayaran digital menggunakan QRIS.
Bayar Pajak Semakin Praktis
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, Moling QRIS merupakan langkah nyata menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, aman, dan transparan.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya membawa layanan pajak lebih dekat kepada masyarakat, tetapi juga mengajak warga beradaptasi dengan sistem transaksi digital.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa membayar pajak sekarang jauh lebih mudah, cepat, aman, dan transparan melalui QRIS," ujar Maesyal.
Beroperasi Mulai 27 Juli
Program Moling QRIS akan digelar serentak mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 di seluruh wilayah pelayanan UPTD Pajak Daerah Kabupaten Tangerang.
Selama periode tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pembayaran PBB-P2 langsung di lokasi tanpa harus mengantre di kantor pelayanan.
Bayar Pakai QRIS, Bisa Dapat Minyak Goreng atau Gula
Untuk menarik minat masyarakat menggunakan pembayaran digital, Pemkab Tangerang menyiapkan stimulus berupa minyak goreng atau gula bagi wajib pajak yang membayar PBB-P2 melalui QRIS, selama persediaan masih tersedia.
Namun, Bupati menegaskan bahwa hadiah tersebut bukan tujuan utama.
Menurutnya, insentif hanya menjadi pemicu agar masyarakat mulai terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital dalam berbagai layanan pemerintah.
Ajak RT, RW hingga Kepala Desa Ikut Sosialisasi
Maesyal juga meminta seluruh camat, kepala desa, lurah, RT, RW hingga tokoh masyarakat ikut menyosialisasikan jadwal pelayanan Moling QRIS agar semakin banyak warga memanfaatkan program tersebut.
Ia berharap inovasi ini menjadi awal tumbuhnya budaya transaksi digital di Kabupaten Tangerang yang pada akhirnya mampu meningkatkan kepatuhan membayar pajak dan memperkuat pendapatan daerah.
Penerimaan PBB Sudah Tembus Rp343 Miliar
Sementara itu, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, mengungkapkan hingga 21 Juli 2026 realisasi penerimaan PBB-P2 telah mencapai Rp343,97 miliar, atau 52,12 persen dari target Rp660 miliar tahun ini.
Angka tersebut meningkat Rp28,85 miliar atau tumbuh 9,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pemkab optimistis kehadiran Moling QRIS akan semakin memperluas akses pelayanan sekaligus mendongkrak penerimaan pajak daerah.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Patandang 4 hari yang lalu
Parlemen | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 1 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Pamenteun | 1 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Pulitik Jero | 8 jam yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu