Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Gerakan Asri Menggulung Tangsel, Menteri LH Bersama Wali Kota Turun ke Jalan Bersihkan Sampah

Laporan: Firman
Rabu, 04 Februari 2026 | 18:06 WIB
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq, bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie turun ke jalan bersihkan sampah. - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq, bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie turun ke jalan bersihkan sampah. - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM - Tangerang Selatan — Pemerintah pusat dan daerah bergerak serentak. Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, turun langsung ke lapangan menyisir dan membersihkan sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong hingga kawasan Alam Sutera, Rabu (4/2/2026).
 

Didampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Hanif memimpin aksi bersih lingkungan sejauh kurang lebih 1,5 kilometer. Aksi ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Asri, program strategis yang diinstruksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto.
 

Tangsel Jadi Atensi Khusus Pemerintah Pusat
 

Di sela kegiatan, Hanif menegaskan bahwa Tangerang Selatan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah.
 

Menurutnya, dinamika persoalan sampah di wilayah perkotaan seperti Tangsel membutuhkan kerja ekstra dan konsistensi tinggi.
 

“Kami seminggu sekali melakukan survei sekaligus pembersihan. Tangerang Selatan ini memang spesial, penanganan sampahnya dinamis dan membutuhkan kerja keras kita semua,” ujar Hanif melansir laman Pemkot Tangsel.
 

Hanif menegaskan, pemerintah pusat mendorong seluruh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah sesuai UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
 

Tegas soal Regulasi, Penegakan Hukum Didorong
 

Tak hanya mengimbau, Hanif juga memberi sinyal tegas. Jika pengelolaan sampah tidak dijalankan sesuai aturan, pemerintah tak segan mengambil langkah hukum.
 

Namun, ia menekankan bahwa tanggung jawab pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah.
 

“Dukungan semua pihak sangat penting. Kepada Pak Wali Kota, selain edukasi, penguatan penegakan hukum wajib dilakukan. Tipiring dan mekanisme sejenis harus berjalan,” tegas Hanif.
 

Pemkot Tangsel Bangun Budaya Bersih
 

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolik, melainkan upaya membangun budaya bersih di tengah masyarakat.
 

Menurutnya, perubahan perilaku menjadi kunci utama penanganan sampah jangka panjang.
 

“Ini bukan hanya soal bersih-bersih. Ini membangun budaya. Yang kami dorong adalah kesadaran individu dan kesadaran kolektif agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Benyamin.

 

Sanksi Menanti Pelanggar
 

Benyamin menegaskan, setelah contoh diberikan langsung oleh pemerintah pusat dan daerah, ke depan penegakan aturan akan dilakukan lebih tegas.
 

Pemkot Tangsel siap menjatuhkan sanksi bagi warga yang melanggar aturan kebersihan.
 

“Kalau masih ada pelanggaran Perda kebersihan, kami akan lakukan penertiban, penegakan hukum, sampai sanksi tindak pidana,” tandasnya.

 

Gerakan ini menandai keseriusan pemerintah dalam menata lingkungan perkotaan, sekaligus menegaskan pesan Presiden: urusan sampah adalah urusan bersama, bukan beban satu pihak.rajamedia

Komentar: