10 Pemain Tak Menyerah, Dewa United Banten Tahan Imbang Persebaya!
RMBANTEN.COM — Surabaya, Super League — Dewa United Banten kembali menunjukkan mental baja. Bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, tim berjuluk Banten Warriors sukses memaksakan hasil imbang 1-1 atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026, Minggu (1/2/2026).
Bertanding di hadapan puluhan ribu Bonek Mania, Dewa United justru tampil disiplin dan penuh determinasi. Hasil ini sekaligus menegaskan status Dewa United sebagai “batu sandungan” Persebaya, khususnya saat bermain di kandang sendiri.
Persebaya Unggul Lebih Dulu
Persebaya Surabaya membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Francisco Rivera pada menit ke-23. Gol tersebut membuat atmosfer GBT bergemuruh dan memberi sinyal kebangkitan tuan rumah yang tengah memburu kemenangan kelima beruntun.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama.
Nick Kuipers Dikartu Merah, Dewa United Bertahan Total
Petaka datang bagi Dewa United di babak pertama. Bek asing Nick Kuipers harus mandi lebih cepat usai diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Malik Risaldi.
Bermain dengan 10 orang sejak awal laga, Dewa United dipaksa mengubah skema. Bertahan rapat, mengandalkan serangan balik cepat, dan memaksimalkan setiap celah yang ada.
Kafiatur Rizky Jadi Penyelamat
Kerja keras itu akhirnya berbuah manis. Dewa United berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Kafiatur Rizky pada menit 33, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya.
Gol tersebut menjadi bukti bahwa meski pincang jumlah pemain, Dewa United tetap efektif dan tak kehilangan nyali.
Drama VAR di Pengujung Laga
Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Persebaya sempat mencetak gol yang membuat GBT kembali bergemuruh. Namun kegembiraan ribuan suporter Bajul Ijo seketika terhenti.
Wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR (Video Assistant Referee). Keputusan diambil karena adanya pelanggaran terlebih dahulu dalam proses terjadinya gol.
Tren Kemenangan Persebaya Terhenti
Hasil imbang ini sekaligus menghentikan rekor empat kemenangan beruntun Persebaya Surabaya. Sebaliknya, Dewa United pulang dari Surabaya dengan kepala tegak, membawa satu poin berharga dari laga yang penuh tekanan.
Dewa United membuktikan, jumlah pemain bukan segalanya. Mental, disiplin, dan keberanianlah yang membuat mereka bertahan di tengah gempuran GBT.![]()
Warta Banten 6 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Patandang | 1 hari yang lalu
Ékobis | 4 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Kaséhatan | 5 hari yang lalu
