Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemkot Tangsel Kerahkan Petugas Gabungan Tangani Banjir, Pompa Air dan Evakuasi Disiagakan!

Laporan: Firman
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:11 WIB
Dokumentasi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat turun cek penanganan banjir di Pondol Aren - Foto: Dok. Pemkot Tangsel -
Dokumentasi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat turun cek penanganan banjir di Pondol Aren - Foto: Dok. Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM - Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bergerak cepat menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat hujan deras sejak Kamis pagi (22/1/2026). Sejak laporan genangan masuk, petugas gabungan langsung diterjunkan untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat surutnya air.
 

Penanganan dilakukan secara terpadu oleh BPBD Tangsel, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), dibantu aparat kepolisian di titik-titik rawan banjir.
 

Pompa Portable Dikerahkan di Titik Kritis
 

Petugas memfokuskan penanganan pada wilayah dengan genangan tinggi seperti Pondok Aren, Kreo, Serpong, dan Pamulang. Sejumlah pompa portable dioperasikan untuk mempercepat penyedotan air dari permukiman dan ruas jalan utama.
 

Salah satu titik prioritas berada di Jalan Raya Ceger, Pondok Aren, yang sempat terendam hingga 50 sentimeter dan menghambat arus lalu lintas.
 

Evakuasi dan Pengamanan Warga
 

BPBD Tangsel bersama kepolisian juga menyiagakan proses evakuasi bagi warga terdampak, khususnya di kawasan perumahan yang terendam cukup tinggi. Petugas memastikan kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil, berada dalam kondisi aman.
 

Data sementara mencatat sekitar 290 Kepala Keluarga (KK) terdampak di empat perumahan, dengan pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan debit air.
 

Akses Jalan dan Transportasi Dipantau
 

Selain permukiman, petugas juga melakukan pengamanan di sejumlah akses jalan utama agar tetap bisa dilalui. Di kawasan Stasiun KRL Pondok Ranji, koordinasi dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan kereta meski akses jalan sekitar terdampak genangan.
 

Pemkot Tangsel menegaskan, pengaturan lalu lintas dan pembersihan jalan akan terus dilakukan hingga aktivitas masyarakat kembali normal.
 

Warga Diminta Aktif Melapor
 

Pemkot Tangsel mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan genangan baru atau membutuhkan bantuan darurat. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112 atau kanal resmi BPBD Kota Tangerang Selatan.
 

Penanganan banjir dipastikan akan terus dilakukan secara intensif selama potensi hujan susulan masih berlangsung, sebagai bagian dari komitmen Pemkot Tangsel menjaga keselamatan dan kenyamanan warganya.rajamedia

Komentar: