Andra Soni: Program Prioritas Presiden Prabowo Berjalan Optimal di Banten
RMBANTEN.COM - Kota Serang — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto telah berjalan optimal di Provinsi Banten dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Andra Soni saat menjadi narasumber dalam siaran langsung salah satu stasiun televisi nasional yang membahas Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026, Selasa (3/2/2026) malam.
“Alhamdulillah, beberapa program prioritas Presiden di Provinsi Banten sudah berjalan,” ujar Andra Soni mengutip laman bantenprov.go.id.
MBG Layani 2,5 Juta Warga Banten
Salah satu program strategis yang disorot adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Andra Soni mengungkapkan, implementasi MBG di Banten menunjukkan capaian signifikan.
“Untuk MBG, saat ini hampir seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah terbangun di Provinsi Banten. Program ini telah melayani sekitar 2,5 juta penerima manfaat dari target 3,5 juta penerima,” paparnya.
Menurutnya, MBG bukan hanya menyentuh aspek gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal.
UMKM dan Pertanian Ikut Tumbuh
Andra Soni menjelaskan, kehadiran MBG turut menghidupkan usaha ekonomi kecil di masyarakat serta mendorong peningkatan sektor pertanian.
“Program MBG berdampak langsung pada UMKM dan petani. Ditambah dengan pembangunan irigasi untuk ketahanan pangan, produksi pertanian meningkat,” katanya.
Ia menyebut, saat ini Provinsi Banten menempati peringkat delapan sebagai lumbung padi nasional, sebuah capaian yang mencerminkan penguatan sektor pangan daerah.
Koperasi Merah Putih Terbentuk di 1.551 Desa
Selain MBG, Gubernur Banten juga memaparkan perkembangan Koperasi Merah Putih (KMP). Hingga kini, KMP telah terbentuk di 1.551 desa dan kelurahan di seluruh wilayah Banten.
Meski demikian, Andra Soni mengakui masih terdapat kendala, khususnya terkait penyediaan lahan untuk pembangunan kantor koperasi.
“Untuk lahan memang masih menjadi tantangan. Tapi ini akan kami koordinasikan dan selesaikan bersama pemerintah kabupaten dan kota,” tegasnya.
Penanganan Sampah Butuh Kesadaran Kolektif
Menjawab perhatian publik soal persoalan sampah, Andra Soni menekankan pentingnya gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, yakni kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.
“Harus dimulai dari hulunya, dari kesadaran masyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten dan kota juga tengah mempersiapkan solusi jangka panjang, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah.
“Insya Allah tahun ini akan dibangun satu pembangkit listrik tenaga sampah,” imbuhnya.
Evaluasi Perizinan Demi Kelestarian Alam
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menegaskan komitmen Pemprov Banten untuk melakukan evaluasi terhadap perizinan yang telah dikeluarkan.
Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.
“Evaluasi perizinan dilakukan dalam rangka menjaga alam dan kelangsungan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.![]()
Hukum 4 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Patandang | 2 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Gaya Hirup | 3 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Pulitik Jero | 6 hari yang lalu
Nagara | 1 hari yang lalu
