Benyamin Kocok Ulang Birokrasi! 6 Pejabat Eselon II Tangsel Resmi Dilantik
RMBANTEN.COM — Tangsel — Gerbong birokrasi Kota Tangerang Selatan mulai disegarkan. Wali Kota Benyamin Davnie resmi melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jumat (17/4/2026).
Pelantikan ini jadi sinyal kuat: mesin pemerintahan harus makin gesit, profesional, dan berorientasi pelayanan.
Hasil Open Bidding, Bukan Penunjukan
Enam pejabat yang dilantik merupakan hasil proses seleksi terbuka (open bidding). Mereka adalah:
1. Hadi Widodo – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
2. Mukroni – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga
3. Dahlan – Kepala Satpol PP
4. Mochamad Hardi – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
5. Ika – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
6. Cahyadi – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
“Ini hasil seleksi terbuka, sudah melalui tahapan sesuai aturan,” tegas Benyamin.
Penyegaran Birokrasi Dimulai
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tapi bagian dari strategi penyegaran organisasi.
Benyamin memastikan penataan tidak berhenti di level eselon II. Tahap berikutnya akan menyasar eselon III hingga pengisian jabatan kosong akibat pensiun.
“Kita lanjutkan evaluasi kinerja untuk eselon berikutnya,” ujarnya.
Pesan Tegas: Jaga Integritas!
Dalam arahannya, Benyamin memberi pesan keras kepada pejabat yang baru dilantik: jangan main-main dengan amanah.
“Kita mengelola uang negara. Harus dijalankan dengan tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan profesional.
Langsung Kerja, Jangan Adaptasi Lama
Tak ada waktu berleha-leha.
Benyamin meminta para pejabat baru segera beradaptasi dan langsung tancap gas.
“Saya harap bisa langsung bekerja dan memberi kinerja terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Era Baru: Merit System
Menariknya, Benyamin mengisyaratkan perubahan besar dalam sistem pengisian jabatan ke depan.
Open bidding akan ditinggalkan, diganti dengan merit system—sistem berbasis kinerja dan rekam jejak ASN.
“Open bidding ini yang terakhir. Ke depan kita gunakan merit system,” jelasnya.
Target: Birokrasi Lebih Profesional
Dengan langkah ini, Pemkot Tangsel ingin membangun birokrasi yang lebih objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.
Pesannya jelas: jabatan bukan soal kedekatan, tapi soal kapasitas dan kinerja.![]()
Hukum | 6 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Gaya Hirup | 3 hari yang lalu
Nagara | 1 hari yang lalu
Pamenteun | 4 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Parlemen | 3 hari yang lalu