Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Rumah Modular Masuk Tangerang! Solusi Cepat Program 3 Juta Rumah Prabowo

Laporan: Firman
Sabtu, 18 April 2026 | 10:49 WIB
Ilustrasi rumah modular - Repro -
Ilustrasi rumah modular - Repro -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang —  Pemerintah Kota Tangerang tancap gas mendukung program nasional perumahan. Kali ini, lewat inovasi rumah modular—hunian cepat bangun, harga terjangkau, dan siap jadi solusi masa depan.
 

Wakil Wali Kota Maryono menegaskan, konsep ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan rumah yang terus meningkat, termasuk untuk penanganan pascabencana.
 

Dukung Program 3 Juta Rumah
 

Pemkot Tangerang menyatakan komitmennya mendukung program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang menjadi bagian dari agenda besar Presiden Prabowo Subianto.
 

Program ini menargetkan pembangunan dan renovasi jutaan rumah bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
 

Rumah Modular: Cepat, Murah, dan Fleksibel
 

Maryono menyampaikan hal itu saat menghadiri soft launching rumah modular di kawasan Cipondoh, Tangerang.
 

Menurutnya, konsep ini sangat cocok untuk kebutuhan mendesak seperti hunian pascabencana.

“Konsep rumah pasca bencana ini sangat baik. Mudah-mudahan bisa diterapkan lebih luas, termasuk di Tangerang,” ujarnya.
 

Rumah modular sendiri dibangun dengan sistem prefabrikasi—komponen dibuat di pabrik, lalu dirakit di lokasi.
 

Hasilnya? Satu unit rumah bisa berdiri hanya dalam hitungan hari.
 

Bisa Masuk Program Bedah Rumah
 

Tak berhenti di wacana, Pemkot membuka peluang konkret.
 

Konsep rumah modular dipertimbangkan untuk masuk dalam program bedah rumah yang sudah berjalan.
 

Hingga 2026, Pemkot Tangerang tercatat telah membangun 10.893 unit rumah untuk penataan kawasan kumuh.
 

“Kalau sesuai kebutuhan dan anggaran, ini bisa jadi alternatif program kami,” kata Maryono.
 

Target Pascabencana: 5.000 Unit
 

Dari sisi pemerintah pusat, Direktur Penyiapan Lahan dan PSU PKP, Indra Gunawan, menyebut rumah modular akan difokuskan untuk kebutuhan darurat.
 

Kolaborasi dengan BNPB tengah disiapkan untuk membangun 5.000 unit rumah pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
 

“Targetnya harga sekitar Rp100 juta per unit, tapi tetap berkualitas,” ujarnya.
 

Kolaborasi Jadi Kunci
 

Indra menekankan, keberhasilan program ini bergantung pada sinergi banyak pihak—mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga pelaku industri.
 

Tujuannya jelas: menghadirkan hunian layak, cepat, dan terjangkau tanpa mengorbankan kualitas.
 

Masa Depan Perumahan Ada di Modular?
 

Dengan keunggulan efisiensi waktu dan biaya, rumah modular mulai dilirik sebagai solusi masa depan sektor perumahan Indonesia.
 

Dari Tangerang, sinyal itu sudah terlihat: rumah cepat bangun bukan lagi wacana, tapi mulai jadi kenyataan.rajamedia

Komentar: