Tangsel Gaspol 2027! Benyamin Fokuskan Infrastruktur dan Sampah-Banjir
RMBANTEN.COM — Kota Tangsel — Arah pembangunan Kota Tangerang Selatan tahun 2027 makin terang. Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan, infrastruktur tetap jadi prioritas utama—dengan sasaran langsung: sampah, banjir, hingga kemacetan.
Pernyataan itu disampaikan Benyamin usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027 di Puspemkot Tangsel, Kamis (9/4/2026).
“Tahun 2027 kita masih fokus ke infrastruktur,” tegasnya.
Infrastruktur Dibedah Total
Benyamin memastikan, fokus pembangunan tidak lagi sekadar fisik semata.
Pemkot akan “membedah” infrastruktur secara menyeluruh, meliputi:
1. Pengelolaan sampah
2. Transportasi
3. Jalan dan jembatan
4. Sistem drainase
“Kita breakdown lagi infrastrukturnya. Semua masih jadi perhatian utama,” ujarnya.
Sampah Jadi Isu Krusial
Salah satu sorotan utama: persoalan sampah.
Pemkot Tangsel akan memperkuat penanganan dari hulu hingga hilir—mulai dari tingkat rumah tangga hingga sistem distribusi dan pengangkutan.
Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban lingkungan kota yang terus meningkat.
Banjir Disikat Lewat Infrastruktur
Untuk penanganan banjir, Pemkot akan mengoptimalkan pembangunan yang terintegrasi:
1. Jalan
2. Jembatan
3. Sungai
4. Drainase
Targetnya jelas: banjir tidak lagi jadi langganan.
Pendidikan & Kesehatan Tetap Prioritas
Selain infrastruktur, Benyamin memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap jadi pilar utama.
Keduanya dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tangsel.
“Tangsel One”, Layanan Publik Satu Pintu
Di era digital, Pemkot juga tancap gas lewat inovasi aplikasi Tangsel One.
Aplikasi ini akan:
1. Mengintegrasikan layanan pemerintah
2. Memudahkan akses masyarakat
3. Menjadi kanal aspirasi warga
“Semua layanan akan terhimpun dalam satu aplikasi,” jelas Benyamin.
Tantangan SDM & Regulasi
Meski optimistis, Benyamin mengakui ada tantangan besar:
1. Kesiapan SDM aparatur
2. Efisiensi belanja pegawai
3. Keterbatasan regulasi
Ia bahkan menyoroti perlunya revisi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 agar lebih adaptif.
“Regulasi harus menyesuaikan kebutuhan daerah hari ini,” katanya.
Hadapi Urbanisasi, Perencanaan Harus Adaptif
Musrenbang RKPD 2027 menjadi lanjutan proses panjang dari tingkat kelurahan hingga perangkat daerah.
Pemkot menargetkan lahirnya perencanaan yang:
1. Responsif
2. Terukur
3. Solutif terhadap persoalan kota
Dengan laju urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, Tangsel dituntut bergerak cepat.
Tangsel Bersiap Berbenah
Pesan Benyamin jelas: pembangunan harus menyentuh masalah nyata warga.
Sampah, banjir, macet—semua harus ditangani.
Dan 2027 menjadi panggung pembuktian, apakah Tangsel benar-benar bisa berbenah.![]()
Pulitik Jero 3 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Kaamanan | 5 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Nagara | 5 hari yang lalu
Kaamanan | 6 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Kaamanan | 5 hari yang lalu
Kaamanan | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu