Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Tangsel Gaspol 2027! Benyamin Fokuskan Infrastruktur dan Sampah-Banjir

Laporan: Firman
Jumat, 10 April 2026 | 11:36 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027 di Puspemkot Tangsel, Kamis (9/4/2026). - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027 di Puspemkot Tangsel, Kamis (9/4/2026). - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM — Kota Tangsel — Arah pembangunan Kota Tangerang Selatan tahun 2027 makin terang. Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan, infrastruktur tetap jadi prioritas utama—dengan sasaran langsung: sampah, banjir, hingga kemacetan.
 

Pernyataan itu disampaikan Benyamin usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027 di Puspemkot Tangsel, Kamis (9/4/2026).
 

“Tahun 2027 kita masih fokus ke infrastruktur,” tegasnya.

Infrastruktur Dibedah Total
 

Benyamin memastikan, fokus pembangunan tidak lagi sekadar fisik semata.
 

Pemkot akan “membedah” infrastruktur secara menyeluruh, meliputi:
 

1. Pengelolaan sampah 

2. Transportasi 

3. Jalan dan jembatan 

4. Sistem drainase 
 

“Kita breakdown lagi infrastrukturnya. Semua masih jadi perhatian utama,” ujarnya.

Sampah Jadi Isu Krusial
 

Salah satu sorotan utama: persoalan sampah.
 

Pemkot Tangsel akan memperkuat penanganan dari hulu hingga hilir—mulai dari tingkat rumah tangga hingga sistem distribusi dan pengangkutan.
 

Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban lingkungan kota yang terus meningkat.
 

Banjir Disikat Lewat Infrastruktur
 

Untuk penanganan banjir, Pemkot akan mengoptimalkan pembangunan yang terintegrasi:
 

1. Jalan 

2. Jembatan 

3. Sungai 

4. Drainase 
 

Targetnya jelas: banjir tidak lagi jadi langganan.
 

Pendidikan & Kesehatan Tetap Prioritas
 

Selain infrastruktur, Benyamin memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap jadi pilar utama.
 

Keduanya dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tangsel.
 

“Tangsel One”, Layanan Publik Satu Pintu
 

Di era digital, Pemkot juga tancap gas lewat inovasi aplikasi Tangsel One.
 

Aplikasi ini akan:
 

1. Mengintegrasikan layanan pemerintah 

2. Memudahkan akses masyarakat 

3. Menjadi kanal aspirasi warga 
 

“Semua layanan akan terhimpun dalam satu aplikasi,” jelas Benyamin.

Tantangan SDM & Regulasi
 

Meski optimistis, Benyamin mengakui ada tantangan besar:
 

1. Kesiapan SDM aparatur 

2. Efisiensi belanja pegawai 

3. Keterbatasan regulasi 
 

Ia bahkan menyoroti perlunya revisi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 agar lebih adaptif.
 

“Regulasi harus menyesuaikan kebutuhan daerah hari ini,” katanya.
 

Hadapi Urbanisasi, Perencanaan Harus Adaptif
 

Musrenbang RKPD 2027 menjadi lanjutan proses panjang dari tingkat kelurahan hingga perangkat daerah.
 

Pemkot menargetkan lahirnya perencanaan yang:

1. Responsif 

2. Terukur 

3. Solutif terhadap persoalan kota 
 

Dengan laju urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, Tangsel dituntut bergerak cepat.
 

Tangsel Bersiap Berbenah
 

Pesan Benyamin jelas: pembangunan harus menyentuh masalah nyata warga.
 

Sampah, banjir, macet—semua harus ditangani.
 

Dan 2027 menjadi panggung pembuktian, apakah Tangsel benar-benar bisa berbenah.rajamedia

Komentar: