Polisi Bongkar Misteri Pocong Keliling di Tangerang: Modus Kriminal dan Konten Medsos
RMBANTEN.COM — Tangerang — Fenomena “pocong keliling” yang sempat viral dan meresahkan warga di wilayah Tangerang Raya akhirnya terungkap.
Aparat kepolisian memastikan kemunculan sosok pocong di sejumlah kawasan bukanlah kejadian mistis, melainkan bagian dari modus kriminal, konten media sosial, hingga aksi iseng oknum tertentu.
Kepolisian menegaskan isu tersebut sengaja dimainkan untuk menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.
Modus Bikin Jalanan Sepi
Polisi mengungkapkan ketakutan warga dimanfaatkan pelaku kriminal agar lingkungan dan jalanan menjadi sepi pada malam hari.
Dalam kondisi itu, pelaku disebut lebih leluasa menjalankan aksi pencurian maupun perampokan rumah warga.

“Fenomena ini bukan mistis, tetapi modus untuk menciptakan rasa takut di masyarakat,” ungkap pihak kepolisian.
Ada yang Jadi Pengamen dan Konten Medsos
Penelusuran di lapangan juga menemukan sejumlah sosok pocong ternyata hanya pengamen berkostum.
Fenomena itu ditemukan di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Sementara di lokasi lain, aksi pocong sengaja direkayasa oleh sejumlah pemuda demi mengejar viewer dan viral di media sosial.
Diduga Bawa Sajam
Beberapa laporan warga di media sosial bahkan menyebut oknum pocong gadungan sempat mengetuk pintu rumah warga pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Mereka disebut membawa senjata tajam seperti golok dan celurit untuk menakut-nakuti warga.
Kondisi tersebut sempat membuat masyarakat resah dan takut keluar rumah pada malam hari.
Rajeg hingga Cipondoh Sempat Heboh
Isu pocong keliling menyebar luas di sejumlah wilayah Tangerang Raya, di antaranya:
1. Kecamatan Rajeg dan Sepatan di Kabupaten Tangerang
2. Kawasan Cipondoh dan Pinang di Kota Tangerang,
3. Ciputat Timur di Tangerang Selatan.
Viralnya video dan pesan berantai di media sosial membuat kepanikan cepat menyebar di tengah masyarakat.
Polisi Tingkatkan Patroli
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban akibat modus tersebut, kepolisian meningkatkan patroli malam di kawasan permukiman warga.
Warga juga diminta kembali mengaktifkan ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Jangan Asal Buka Pintu
Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi hoaks yang beredar di media sosial.
Warga juga diminta tidak membuka pintu rumah jika ada ketukan mencurigakan pada tengah malam atau dini hari.
Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor kepada RT/RW atau kantor polisi terdekat.
“Jangan bertindak sendiri dan tetap utamakan keamanan,” imbau aparat.![]()
Peristiwa | 6 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Pendidikan | 5 hari yang lalu
Pamenteun | 5 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu