Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Ace Hasan: Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Momentum Ini Harus Dijaga dan Dipertahankan

Laporan: Zaki
Selasa, 26 Mei 2026 | 21:32 WIB
Gubernur Lemhannas Tb. Ace Hasan Syadzily  saat membuka Seminar Nasional P3N Angkatan 27 di Ruang Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Selasa (26/5/2026) - Foto: Dok Lemhannas RI -
Gubernur Lemhannas Tb. Ace Hasan Syadzily saat membuka Seminar Nasional P3N Angkatan 27 di Ruang Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Selasa (26/5/2026) - Foto: Dok Lemhannas RI -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia Tb Ace Hasan Syadzily mengingatkan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah situasi geopolitik dunia yang makin tidak menentu.
 

Menurut Ace, Indonesia saat ini berada dalam tren pertumbuhan positif yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan agar ketahanan nasional tetap kuat menghadapi tekanan global.
 

“Tentu kita harus terus mendorong agar tren pertumbuhan yang positif ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Ace saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan 27 di Ruang Dwi Warna Purwa Lemhannas RI, Selasa (26/5/2026).
 

Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Terbaik Kedua di G20
 

Dalam seminar bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global” itu, Ace menyoroti capaian ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,6 persen pada kuartal pertama 2026.

Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20.
 

Menurut Ace, capaian ini menunjukkan ekonomi nasional masih memiliki daya tahan kuat meski dunia sedang menghadapi ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi global.
 

Ace Ingatkan Target Besar Prabowo
 

Ace Hasan juga mengingatkan target pertumbuhan ekonomi yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pengantar ekonomi makro dan kebijakan fiskal di DPR RI.
 

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada di kisaran 5,6 hingga 6,5 persen.
 

“Bapak Presiden Prabowo telah menyampaikan target pertumbuhan ekonomi kita mencapai kisaran 5,6 persen sampai dengan 6,5 persen,” tegas Ace.
 

Lemhannas Soroti Ancaman Geopolitik Global
 

Menurut Ace, target ambisius tersebut tidak akan mudah dicapai tanpa strategi mitigasi yang matang menghadapi dinamika geopolitik global.
 

Karena itu, pemerintah perlu memperkuat ketahanan nasional melalui kebijakan ekonomi yang terukur, adaptif, dan terkoordinasi lintas sektor.
 

Ia menilai kemudahan investasi, stabilitas sektor keuangan, serta harmonisasi kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor penting menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
 

“Kita harus mendorong sinergitas kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk memperkuat stabilitas di tengah volatilitas pasar keuangan global,” ujarnya.
 

Hadirkan BI, LPS hingga BKPM
 

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting di sektor ekonomi dan keuangan nasional.

Di antaranya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu.
 

Turut mendampingi Ace Hasan dalam acara tersebut Wakil Gubernur Lemhannas RI Erwin S. Aldedharma dan Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Bob Henry Panggabean.
 

Ace berharap seminar ini mampu melahirkan gagasan dan strategi konkret untuk memperkuat ekonomi nasional sekaligus menjaga ketahanan Indonesia menghadapi tekanan global yang semakin kompleks.rajamedia

Komentar: