Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Wali Kota Tangerang Terbitkan SE Ramadan! Hiburan Tutup, Rumah Makan Wajib Pakai Tirai

Laporan: Firman
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:46 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin - Dok Pemkot Tangerang -
Wali Kota Tangerang Sachrudin - Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Dalam rangka menghormati dan menjaga kesucian bulan Ramadan 1447 H, Wali Kota Sachrudin resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4110 Tahun 2026. Isinya tegas: pengaturan jam operasional rumah makan hingga penghentian sementara usaha hiburan umum demi menjaga toleransi dan kekhusyukan ibadah.
 

Kebijakan itu diteken untuk memastikan suasana Kota Tangerang tetap kondusif selama bulan suci.
 

“Untuk sahur bisa mulai melayani pukul 02.00 WIB. Rumah makan atau kafe dengan live music maupun DJ tidak diperbolehkan selama Ramadan,” tegas Sachrudin di Puspem Kota Tangerang, Kamis (19/02/2026).
 

Rumah Makan Wajib Tirai Tertutup
 

Dalam SE tersebut, pemilik rumah makan, kafe, restoran, dan usaha sejenis diwajibkan menggunakan tirai tertutup hingga pukul 17.00 WIB.
 

Artinya, aktivitas tetap boleh berjalan, namun harus menghormati warga yang menjalankan ibadah puasa.
 

Langkah ini disebut sebagai bentuk keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai religius masyarakat.
 

Hiburan Umum Libur Total
 

Untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan, Pemkot memutuskan penutupan sementara usaha hiburan umum seperti karaoke, sauna, dan rumah pijat.
 

Penutupan berlaku mulai dua hari sebelum Ramadan hingga dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri.
 

Khusus usaha rumah biliar, jam operasional dibatasi:

 

- Pukul 09.00–17.00 WIB

- Pukul 21.00–24.00 WIB

 

Sementara pukul 17.00–21.00 WIB wajib berhenti beroperasi guna menghormati waktu berbuka puasa dan salat tarawih.
 

ASN Masuk 08.00–15.00 WIB
 

Sachrudin juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Jam kerja ASN selama Ramadan disesuaikan, yakni pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
 

Ia mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha menaati aturan tersebut.
 

“Kegiatan yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum tolong dihentikan dulu agar Ramadan bisa dijalani dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ujarnya.
 

Ramadan adalah soal ibadah dan harmoni. Pemkot Tangerang memilih tegas, agar suasana tetap tertib dan penuh berkah.rajamedia

Komentar: