Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemprov–Polda Banten Siaga Ramadan 2026! Stok Aman, Spekulan Disikat

Laporan: Iyan Sopian
Kamis, 19 Februari 2026 | 11:58 WIB
Dari kiri Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, dan Sekda Banten Deden Apriandhi saat Rakor kesiapan Ramadan. - Biro Adpimpro Banten -
Dari kiri Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, dan Sekda Banten Deden Apriandhi saat Rakor kesiapan Ramadan. - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Serang – Menjelang Ramadan 2026, Pemerintah Provinsi Banten dan Polda Banten bergerak cepat. Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Ramadan digelar di Rupatama Polda Banten, Kota Serang, Rabu (18/2/2026), untuk memastikan bahan pokok aman dan situasi tetap kondusif.
 

Gubernur Banten, Andra Soni, melalui Sekda Banten Deden Apriandhi, menekankan pentingnya langkah antisipatif lintas sektor.
 

“Forum ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dalam menjamin ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga, pencegahan gangguan kamtibmas, hingga kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri,” ujar Deden membacakan sambutan gubernur.
 

Bapokting dan Harga Jadi Prioritas
 

Pemprov Banten memfokuskan perhatian pada ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Pokok Penting (Bapokting), stabilitas harga, serta antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
 

Komoditas seperti beras, gula, tepung terigu, dan minyak goreng menjadi perhatian utama agar tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan pasokan.
 

Spekulan Diperingatkan
 

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menegaskan pihaknya akan mengawasi ketat distribusi dan harga pangan. Satgas Pangan Polda Banten disiagakan untuk mencegah praktik penimbunan.
 

“Satgas Pangan Polda Banten akan melakukan tindakan tegas bersama pemerintah daerah jika ditemukan adanya penimbunan oleh spekulan. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi tanpa kendala,” tegasnya.
 

Pengawasan juga dilakukan agar harga di pasar tradisional maupun modern tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
 

Operasi Ketupat Dimulai 25 Februari
 

Tak hanya urusan pangan, Polda Banten juga mempersiapkan pengamanan arus mudik dan balik melalui Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan mulai 25 Februari 2026.
 

Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari perbaikan dan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), pembenahan ruas jalan rusak, pemasangan CCTV di titik rawan, hingga sosialisasi keamanan kepada masyarakat.
 

“Tiga poin penting kami adalah ketersediaan bapokting, harga sesuai HET, dan situasi kamtibmas yang tetap kondusif,” ujar Kapolda.
 

DPRD Apresiasi, Warga Diminta Jaga Harmoni
 

Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, mengapresiasi langkah cepat dan komprehensif yang dilakukan Pemprov dan Polda.
 

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat menjelang Ramadan memberikan rasa nyaman,” katanya.
 

Di akhir rakor, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Tanah Jawara, sembari menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat Tahun Baru Imlek bagi yang merayakan.
 

Pesan utamanya jelas: Ramadan harus disambut dengan stok aman, harga terkendali, dan situasi yang tetap damai.rajamedia

Komentar: