Persiapan Matang! Mathla’ul Anwar Siap Gelar Muktamar XXI
RMBANTEN.COM - Kota Serang — Warga dan jajaran Mathla’ul Anwar di Provinsi Banten menyatakan kesiapan penuh menyambut Muktamar XXI Mathla’ul Anwar yang dijadwalkan berlangsung April 2026 di Kota Serang. Kesiapan itu ditegaskan melalui Silaturahmi dan Sarasehan akbar yang digelar di Gedung Serba Guna DPRD Provinsi Banten, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan konsolidasi strategis organisasi menjelang forum tertinggi Mathla’ul Anwar, sekaligus bagian dari persiapan Munas ke-6 Muslimat MA yang diharapkan melahirkan regenerasi kepemimpinan dan penguatan peran umat.
KH Embay: Mathla’ul Anwar Lahir dari Sejarah, Hidup untuk Umat
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief, menegaskan Mathla’ul Anwar telah berkiprah lebih dari satu abad dalam pendidikan, dakwah, dan sosial sejak lahir di Menes, Pandeglang.
“Mathla’ul Anwar adalah organisasi yang lahir dari rahim sejarah dan tumbuh bersama umat. Fokus kita jelas, memperkuat pendidikan dan peradaban Islam,” tegas KH Embay.
Muktamar XXI Ditargetkan Perkuat Peran Nasional dan Global
Ketua OC Muktamar XXI, Asep Rohmatulloh, menyebut Muktamar XXI bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk menguatkan peran Mathla’ul Anwar di tingkat nasional hingga internasional.

“Kita ingin Mathla’ul Anwar tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga berdampak nyata bagi umat,” ujarnya.
Senada, Ketua Panitia Muktamar XXI Walidan menilai sarasehan ini menjadi fondasi ukhuwah dan konsolidasi internal menghadapi tantangan zaman.
Pemprov Banten Dorong Mathla’ul Anwar Jadi Pilar Pembangunan Umat
Asisten Daerah I Provinsi Banten, Komarudin, menegaskan Muktamar XXI harus menjadi tonggak penguatan peradaban umat, bukan sekadar regenerasi kepemimpinan.
“Mathla’ul Anwar harus menjadi contoh ormas Islam dalam pembangunan daerah, pendidikan, dan kesejahteraan sosial,” katanya.
Dukungan juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Banten Imron Rosadi, yang berharap muktamar melahirkan gagasan strategis untuk kemajuan Banten dan Indonesia.
Kritik Internal Mengemuka: ‘Masih Dihitung, Belum Diperhitungkan’
Namun, forum sarasehan juga diwarnai kritik konstruktif. Prof. Syibli Sarjaya mengingatkan pentingnya konsolidasi internal agar Mathla’ul Anwar tidak hanya eksis secara sejarah, tetapi juga diperhitungkan secara nyata.
“Mathla’ul Anwar masih dihitung, tapi belum diperhitungkan. Ini PR besar organisasi,” tegasnya.
Anggota DPR RI Fraksi PKS Jazuli Juwaini dan tokoh MA Zaenal Abidin Suja’i turut menyoroti perlunya penguatan citra dan kehadiran organisasi di tengah masyarakat Banten.
Tiga Pilar Ditekankan: Pendidikan, Dakwah, Sosial
Mayjen TNI (Purn) Wawan Ruswandi dan Ketua DPW MA Banten Taufikurohman sepakat, masa depan Mathla’ul Anwar bergantung pada penguatan tiga pilar utama: pendidikan, dakwah, dan sosial.
Acara ditutup dengan doa dan foto bersama sebagai simbol kesiapan seluruh elemen Mathla’ul Anwar menyukseskan Muktamar XXI.
Sarasehan ini menjadi penanda: konsolidasi telah dimulai, regenerasi disiapkan, dan Mathla’ul Anwar bersiap melangkah lebih besar di panggung nasional dan internasional.![]()
Parlemen 3 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Patandang | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Ékobis | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Ékobis | 2 hari yang lalu
Pulitik Jero | 1 hari yang lalu



