Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Inflasi Diklaim Masih Aman! Pemkot Tangsel Siapkan Bazar hingga Gerakan Pangan Murah

Laporan: Firman
Rabu, 18 Februari 2026 | 17:04 WIB
Foto: Dok Pemkot Tangsel
Foto: Dok Pemkot Tangsel

RMBANTEN.COM - Tangsel– Menjelang Ramadan 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan kondisi inflasi daerah masih dalam batas aman. Meski sejumlah komoditas mulai merangkak naik pada Februari, pemerintah optimistis gejolak harga bisa dikendalikan.
 

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Tangsel, Ucok Siagian, menjelaskan bahwa pada Januari 2026 justru terjadi deflasi cukup tajam.
 

Indeks Perkembangan Harga (IPH) tercatat turun bertahap dari minus 1,88 persen hingga minus 3,51 persen dalam empat pekan.
 

“Komoditas yang menjadi andil deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam ras,” ujar Ucok mengutip laman Pemkot Tangsel, Rabu (18/2/2026).
 

Panen Raya Tekan Harga
 

Menurutnya, penurunan harga pada awal tahun dipicu melimpahnya pasokan dari daerah sentra produksi yang memasuki masa panen. Di sektor peternakan, peningkatan produksi turut menekan harga daging ayam ras.
 

Namun tren tersebut tak bertahan lama. Memasuki Februari, harga mulai bergerak naik.
 

Pada pekan pertama Februari 2026, inflasi tercatat 1,27 persen, terutama didorong kenaikan harga cabai rawit.
 

Berdasarkan pantauan di pasar hingga pertengahan Februari, sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan antara lain cabai rawit, cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, daging ayam ras, serta minyak goreng curah.
 

Langkah Antisipatif Pemkot
 

Menghadapi potensi lonjakan harga menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan sejumlah langkah strategis.
 

“Pemerintah melakukan pemantauan stok dan harga bahan pokok, menggelar bazar Ramadan di tujuh kecamatan, serta melaksanakan Gerakan Pangan Murah mulai awal Maret 2026 bersama DKP3 Tangsel,” jelas Ucok.
 

Gerakan Pangan Murah itu akan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan untuk memastikan distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap aman.
 

Cegah Penimbunan dan Spekulasi
 

Tak hanya intervensi pasar, pengawasan distribusi juga diperketat. Pemkot akan mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga yang kerap muncul menjelang hari besar keagamaan.
 

Inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan pasar modern pun akan digelar menjelang Idulfitri.
 

“Semua langkah ini kita lakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga selama Ramadan hingga Lebaran nanti,” tegasnya.
 

Dengan strategi tersebut, Tangsel berharap Ramadan tahun ini berjalan lebih tenang—tanpa lonjakan harga yang membebani daya beli masyarakat.rajamedia

Komentar: