Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pertumbuhan Ekonomi Banten Tembus 5,49 Persen, Andra Soni Gas Investasi dan Lapangan Kerja

Laporan: Firman
Jumat, 04 September 2026 | 15:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni - Foto: Dok Biro Adpimpro Banten
Gubernur Banten Andra Soni - Foto: Dok Biro Adpimpro Banten

RMBANTEN.COM — Serang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,49 persen pada Triwulan II 2026 sebagai motor penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 

Capaian tersebut didorong agar tidak berhenti sebagai angka statistik, tetapi mampu memberikan dampak nyata melalui pembukaan lapangan kerja, perluasan investasi, penguatan sektor usaha, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 

Pesan itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten di Kantor Perwakilan BI Banten, Pabuaran, Kabupaten Serang, Jumat (4/9/2026).
 

Dalam kegiatan tersebut, Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono mengukuhkan Sofwan Kurnia sebagai Kepala Perwakilan BI Banten menggantikan Ameriza M. Moesa, yang kini mendapat amanah baru di Sumatera Utara.
 

Ekonomi Banten Terus Menguat
 

Andra Soni mengatakan, capaian pertumbuhan ekonomi Banten menunjukkan fondasi perekonomian daerah yang semakin solid.
 

Tren tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi Banten yang berada di angka 4,79 persen pada 2024, kemudian meningkat menjadi 5,37 persen pada 2025, dan kembali tumbuh menjadi 5,49 persen pada Triwulan II 2026.


“Capaian ini menjadi modal optimisme yang harus kita jaga,” ujar Andra Soni.
 

Menurutnya, tren positif tersebut harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi Banten.
 

Jangan Hanya Kejar Angka
 

Andra Soni menegaskan, pemerintah tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi secara kuantitatif.
 

Pertumbuhan ekonomi harus diterjemahkan menjadi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.
 

Karena itu, Pemprov Banten akan terus mendorong peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan berbagai sektor potensial di daerah.
 

“Pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat yang inklusif bagi masyarakat,” tegasnya.
 

Investasi dan Lapangan Kerja Jadi Fokus
 

Menurut Andra Soni, meningkatnya pertumbuhan ekonomi merupakan peluang yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat struktur perekonomian Banten.
 

Investasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong aktivitas ekonomi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru.
 

Di sisi lain, penguatan UMKM juga dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh sektor usaha berskala besar, tetapi turut membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang.
 

Sinergi Pemprov Banten dan BI
 

Pengukuhan Sofwan Kurnia sebagai Kepala Perwakilan BI Banten juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemprov Banten dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
 

Kolaborasi tersebut menjadi penting di tengah dinamika perekonomian nasional dan global yang terus berubah.
 

Pemprov Banten berharap capaian pertumbuhan 5,49 persen dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan melalui kebijakan yang mendorong produktivitas, investasi, kesempatan kerja, dan pemerataan kesejahteraan.
 

Dengan fondasi ekonomi yang semakin kuat, Banten ditargetkan mampu menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai kekuatan utama untuk mempercepat pembangunan dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: