Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Gubernur Andra Soni dan Wakilnya Tinjau Pelayanan Publik Terpadu di Pandeglang

Laporan: Firman
Kamis, 03 September 2026 | 07:30 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat memantau harga pangan di Pandeglang - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat memantau harga pangan di Pandeglang - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM— Pandeglang — Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau langsung berbagai stan Pelayanan Publik Terpadu di Lapangan Dapur Leoz, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Rabu (2/9/2026).
 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemprov Banten bersama Pemkab Pandeglang dan BUMD dalam menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, mudah, dan langsung dirasakan masyarakat.
 

Layanan Kesehatan hingga Pangan Murah
 

Sejumlah layanan dihadirkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga layanan legalitas usaha bagi pelaku UMKM.

Melalui CKG, masyarakat dapat melakukan deteksi dini penyakit menular seperti TBC serta penyakit tidak menular, termasuk hipertensi dan diabetes.
 

Program CKG Banten juga mencatat capaian positif dengan menjangkau 50,24 persen penduduk atau sekitar 6,481 juta warga, melampaui target nasional.
 

Sementara melalui GPM, masyarakat mendapatkan akses bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan.
 

UMKM Dipermudah Urus Legalitas
 

Pelayanan publik juga menyasar sektor ekonomi melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis.

Layanan yang difasilitasi DPMPTSP tersebut memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM lokal untuk mendapatkan legalitas usaha secara cepat dan sederhana.
 

Bantuan Sosial dan Pendidikan Disalurkan
 

Pemprov Banten juga menghadirkan berbagai bantuan sosial dan pendidikan, di antaranya paket sembako, Jamsos Keluarga, hibah tempat ibadah dan lembaga keagamaan, bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta Beasiswa Sarjana Penggerak Desa.

Program beasiswa tersebut memberikan bantuan sebesar Rp20 juta per mahasiswa.
 

Dimyati: Semua Saling Berkaitan
 

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan berbagai layanan tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain.


“Semua interdependen: usaha, kesehatan, pangan, hingga pendidikan. Pemerintah hadir bukan hanya memberi bantuan, tetapi memastikan masyarakat memiliki akses layanan dasar agar mandiri dan produktif,” tegas Dimyati.
 

Menurutnya, pelayanan publik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan terintegrasi.
 

Beasiswa Buka Jalan Anak Desa
 

Manfaat program tersebut turut dirasakan masyarakat Pandeglang. Salah satunya Rangga Aditia, yang kini dapat mewujudkan impiannya melanjutkan pendidikan di Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) melalui Beasiswa Sarjana Penggerak Desa.

Sementara Sofariah merasakan manfaat Jamsos Keluarga yang diberikan pemerintah.
 

Kehadiran berbagai layanan terpadu tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemprov Banten untuk memastikan pelayanan publik dapat diakses secara adil, merata, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: