Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Bedah 3 Rumah Warga Pandeglang, Guru Ngaji Kini Bisa Tinggal Layak

Laporan: Firman
Kamis, 03 September 2026 | 14:47 WIB
Gubernur Banten Andra Soni mengintervensi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik tiga warga di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. - Ilutrasi RMN  -
Gubernur Banten Andra Soni mengintervensi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik tiga warga di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. - Ilutrasi RMN -

RMBANTEN.COM — Pandeglang — Gubernur Banten Andra Soni mengintervensi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik tiga warga di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.
 

Melalui program tersebut, warga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi rumah yang memprihatinkan kini mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.
 

Program yang Dampaknya Langsung Dirasakan Warga
 

Andra Soni mengatakan, Pemprov Banten berkomitmen terus menjalankan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui intervensi pembangunan RTLH bagi warga yang membutuhkan.

Menurutnya, program tersebut tidak akan berhenti pada satu kegiatan, tetapi akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.
 

“Ke depan tentu program seperti ini akan terus kita tingkatkan dan berkelanjutan yang dilaksanakan baik oleh Pemprov Banten, kabupaten atau kota maupun pemangku kepentingan lainnya,” kata Andra.
 

Aspirasi Warga Jadi Dasar Intervensi
 

Gubernur Banten menjelaskan, pemerintah mendapatkan banyak masukan mengenai kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
 

Informasi tersebut berasal dari berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pengurus RW, hingga kalangan pemuda.

“Ini ada yang dari tokoh masyarakat, RW serta pemuda,” ujarnya.
 

Masukan dari masyarakat tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan pembangunan rumah layak huni.
 

Dulu Bocor, Kini Punya Rumah Layak
 

Salah satu penerima manfaat adalah Solehuddin (54), warga Kampung Garokgeg, Desa Cempaka, Kecamatan Kaduhejo.

Soleh mengaku sangat bersyukur karena rumahnya mendapat perhatian dari pemerintah. Tinggal jauh di pelosok kampung tidak membuat keluarganya luput dari perhatian program Pemprov Banten.
 

Kini, Soleh bersama keempat anaknya dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman.
 

“Selama ini kami tinggal di rumah yang ala kadarnya. Kalau panas, kesorot. Kalau pas hujan bocor,” kata Soleh, Rabu (2/9/2026).
 

Guru Ngaji yang Berjuang untuk Keluarga
 

Soleh yang sehari-hari berprofesi sebagai guru ngaji mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya sebelum mendapat bantuan.
 

Keterbatasan ekonomi membuat dirinya harus membagi kemampuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk membiayai pendidikan keempat anaknya.
 

Karena itu, bantuan pembangunan rumah tersebut menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi Soleh dan keluarganya.
 

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Banten yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya.
 

“Terima kasih, terima kasih Pak Gubernur Andra Soni,” ujarnya.
 

RTLH Jadi Bukti Pemerintah Hadir
 

Program RTLH menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama keluarga yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak.

Andra Soni menegaskan, program seperti ini akan terus didorong agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
 

Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai unsur masyarakat dinilai penting untuk memperluas jangkauan program dan memastikan warga yang membutuhkan dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: