Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni: Industri Syariah dan Halal Banten Berpotensi Besar, Pemprov Perkuat Ekosistem

Laporan: Firman
Jumat, 06 Februari 2026 | 07:27 WIB
Gubernur Banten Andra Soni berfoto bersma Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (5/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni berfoto bersma Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (5/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Kota Serang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya menjadikan industri syariah dan halal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Gubernur Banten Andra Soni menilai, potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Banten sangat besar dan harus dikelola secara serius serta berkelanjutan.
 

Penegasan itu disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (5/2/2026).
 

Menurut Andra, penguatan industri syariah sejalan dengan karakter dan jati diri Provinsi Banten yang mengusung moto Iman dan Takwa. Karena itu, Pemprov Banten terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, termasuk industri halal.
 

“Kami akan bersama-sama. Harapannya industri syariah, industri halal, dan perekonomian syariah di Provinsi Banten dapat tumbuh dan berkembang sejalan dengan moto Banten, yakni iman dan takwa,” ujar Andra Soni mengutip laman bantenprov.go.id.

 

Bahas Regenerasi KDEKS dan Tantangan Ekonomi Syariah
 

Dalam pertemuan tersebut, Andra Soni mengungkapkan ada sejumlah agenda penting yang dibahas bersama jajaran KDEKS Provinsi Banten. Salah satunya terkait berakhirnya masa tugas kepengurusan KDEKS periode saat ini.
 

Selain itu, pertemuan juga membahas potensi, peluang, serta tantangan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Banten ke depan.
 

“Alhamdulillah siang ini kami bersilaturahmi dengan pimpinan dan kepengurusan KDEKS Provinsi Banten. Banyak hal yang kami diskusikan, mulai dari potensi ekonomi syariah di Banten, hingga peluang dan tantangan ke depan,” ungkapnya.

 

Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Terlibat
 

Andra Soni menegaskan, Pemprov Banten tidak bisa berjalan sendiri dalam mengembangkan ekonomi syariah. Dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar penguatan ekosistem ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
 

Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, ekonomi dan keuangan syariah di Banten dapat tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
 

KDEKS Fokus Literasi dan Inklusi Syariah
 

Sementara itu, Ketua KDEKS Provinsi Banten Siti Ma’rifah menyampaikan laporan terkait tiga tahun masa kepengurusan KDEKS, termasuk capaian program dan sejumlah pekerjaan rumah yang masih perlu ditindaklanjuti.
 

Menurutnya, literasi, edukasi, serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah menjadi fokus utama KDEKS selama ini.
 

“Program literasi, edukasi, dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah menjadi fokus kami. Dengan potensi Banten yang besar, baik dari sisi sumber daya manusia, sektor makanan halal, maupun pariwisata, kami optimistis ekosistem ekonomi syariah dapat terus dikembangkan,” ujarnya.
 

Siti Ma’rifah berharap kepemimpinan KDEKS ke depan dapat berjalan seiring dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni.
 

“Kami berharap ekonomi dan keuangan syariah menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi nasional untuk mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: