Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Jelang Mudik 2026, Banten Gaspol Tutup Lubang! Enam Jalur Alternatif Disiapkan

Laporan: Firman
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:06 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat mengecek jalan yang akan dipakai pemudik lebaran 2026 - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat mengecek jalan yang akan dipakai pemudik lebaran 2026 - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Serang - Pemprov Banten tak mau kecolongan. Menjelang arus mudik dan libur Lebaran 2026, infrastruktur jalan kewenangan provinsi dipastikan dalam kondisi siap tempur.
 

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten, pemerintah daerah menggeber perbaikan di sejumlah ruas strategis—terutama yang menjadi akses wisata favorit.
 

Targetnya jelas: lalu lintas lancar, perjalanan aman, wisatawan nyaman.
 

Enam Ruas Jadi Prioritas
 

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menyebut selain jalur tol dan arteri nasional yang menjadi kewenangan pusat, Pemprov menyiapkan enam ruas jalan provinsi sebagai jalur alternatif.
 

Enam ruas itu adalah:

 

1. Taktakan – Gunung Sari

2. Palima – Cinangka

3. Mengger – Saringin

4. Saketi – Malingping

5. Citeras – Tigaraksa

6. Ciruas – Petir – Warung Gunung
 

Ruas-ruas ini menjadi urat nadi menuju kawasan wisata seperti Anyer, Carita, Tanjung Lesung hingga Sawarna.
 

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pada H-10 Lebaran seluruh lubang jalan harus sudah tertangani. Ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Arlan mengutip laman bantenprov.go.id.
 

Jalur Penyangga Saat Tol Padat
 

Arlan menegaskan, arus mudik utama memang bertumpu pada tol dan jalur arteri Jakarta–Merak. Namun jalan provinsi punya peran vital sebagai penyangga ketika kepadatan tak terhindarkan.
 

“Fungsi jalan provinsi adalah menunjang dan menjadi jalur alternatif strategis bagi pemudik maupun wisatawan,” tegasnya.
 

Dengan lonjakan kendaraan tiap musim Lebaran, jalur alternatif menjadi kunci memecah kemacetan.
 

Proyek Besar Ditunda Sementara
 

Langkah taktis juga diambil. PUPR Banten memutuskan menunda sementara proyek konstruksi besar yang berpotensi memicu sistem buka-tutup jalan.
 

Fokus dialihkan pada pemeliharaan rutin dan penambalan cepat di titik-titik rawan.
 

“Kami memilih mengoptimalkan pekerjaan pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap mantap. Penundaan proyek konstruksi dilakukan agar tidak menimbulkan hambatan baru selama masa mudik,” pungkas Arlan.
 

Wisata Aman, Mudik Nyaman
 

Lebaran di Banten bukan sekadar pulang kampung. Ribuan wisatawan juga memadati pantai dan destinasi unggulan.
 

Karena itu, kesiapan infrastruktur bukan hanya soal aspal mulus—tapi juga soal wajah pelayanan publik.
 

Lubang ditutup. Proyek ditunda. Jalur alternatif disiapkan.
 

Banten pasang badan jelang Lebaran 2026.rajamedia

Komentar: