Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banten Serius! Rembuk Stunting 2025, Semua Turun Tangan

Laporan: Maya Aul
Jumat, 28 Februari 2025 | 10:06 WIB
Rembuk Stunting 2025 -  Dok. Adpimpro Setda Banten -
Rembuk Stunting 2025 - Dok. Adpimpro Setda Banten -

RMBANTEN.COM - Serang, 28 Februari 2025 – Pemerintah Provinsi Banten tancap gas! Lewat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), mereka menggelar Rembuk Stunting Tahun 2025 sebagai ajang perang melawan stunting di Banten.
 

Acara ini bukan cuma seremonial. Ini panggung besar buat semua pihak—mulai dari aktivis kesehatan, pemerintah daerah, filantropi, organisasi masyarakat, sampai perguruan tinggi—buat bersatu dan bikin strategi jitu nurunin angka stunting.
 

"Forum ini sebagai penguatan kolaborasi dalam pencegahan dan penurunan stunting di Provinsi Banten," tegas Penjabat (Pj) Sekda Banten, Nana Supiana, saat membuka acara di Aula Bappeda Banten, Kamis (27/2).
 

Teken Komitmen, Gaspol Eksekusi!
 

Hasil rembukan ini nggak main-main. Gubernur Banten, Ketua DPRD Banten, dan perwakilan sektor non-pemerintah langsung teken komitmen yang bakal dibawa ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025.
 

"Momentum ini sangat penting! Kita nggak cuma fokus ke anak yang udah kena stunting, tapi juga keluarga berisiko, ibu hamil, dan pola asuh anak. Semua kita bahas biar Banten bisa bebas stunting!" tambah Nana.
 

Menurutnya, rembukan ini bukan cuma buat obrolan di atas kertas. Harus ada eksekusi nyata! Evaluasi program, pemetaan tantangan, dan intervensi berbasis bukti jadi kunci biar stunting bisa diberantas habis-habisan.
 

Rembuk Stunting, Semua Pihak Harus Bergerak!
 

Senada dengan Nana, Kepala Bappeda Banten, Mahdani, menegaskan pentingnya rembuk ini buat bikin strategi intervensi penurunan stunting yang terintegrasi.
 

"Kita nggak bisa kerja sendiri. Pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, semua harus turun tangan! Ini soal masa depan generasi Banten," kata Mahdani.
 

Pemprov Banten menargetkan penurunan angka stunting sesuai RPJMN 2025-2029 dan target pembangunan berkelanjutan. Artinya, ini bukan janji kosong!
 

Banten serius! Sekarang, tinggal lihat apakah komitmen ini bakal benar-benar diwujudkan, atau sekadar jadi wacana? Kita tunggu gebrakan selanjutnya!rajamedia

Komentar: