Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

1.773 ASN Calon Pasukan Cadangan Digembleng Latsarmil

Laporan: Raja Media Network
Kamis, 23 April 2026 | 14:45 WIB
Kepala Badan Cadangan Nasional, Letjen TNI Gabriel Lema memberikan keteranga pers terkait Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) yang dimulai Rabu (22/4/2026). - Foto: Dok Kemhan -
Kepala Badan Cadangan Nasional, Letjen TNI Gabriel Lema memberikan keteranga pers terkait Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) yang dimulai Rabu (22/4/2026). - Foto: Dok Kemhan -

RMBANTEN.COM — Jakarta, Polkam — Bukan lagi sekadar abdi negara di balik meja. Sebanyak 1.773 aparatur sipil negara (ASN) resmi digembleng jadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad) lewat Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang dimulai Rabu (22/4/2026).
 

Program yang digelar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia ini menjadi langkah konkret memperkuat sistem pertahanan semesta.
 

Dibuka di Halim, ASN Siap Tempur Bela Negara
 

Pembukaan pelatihan berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, dipimpin Kepala Badan Cadangan Nasional, Letjen TNI Gabriel Lema.
 

Dalam amanat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, ditegaskan bahwa pembentukan Komcad adalah amanat konstitusi—bagian dari sistem pertahanan yang melibatkan seluruh warga negara.
 

1.773 Lolos Seleksi Ketat
 

Dari sekitar 2.000 pendaftar, hanya 1.773 ASN yang lolos seleksi ketat:
 

1. Administrasi 

2. Kesehatan 

3.  Jasmani 

4. Psikologi 

5. Mental ideologi 
 

Mereka akan menjalani pelatihan intensif selama 1,5 bulan sebelum resmi ditetapkan sebagai Komcad pada 5 Juni 2026.
 

Latihan di Banyak Titik, Standar Militer Penuh
 

Pelatihan digelar di berbagai pusat pendidikan militer, antara lain:
 

1. Puskom Belneg 

2. Rindam Jaya 

3. Pusdikes TNI AD 

4. Brigif 1 Marinir 

5. Pusbahasa Kodiklatau 

6. Wingdik 500 Atang Sendjaja 
 

Materinya tak main-main—mengasah disiplin, kesiapsiagaan, hingga karakter bela negara.
 

Pendekatan Humanis, Tanpa Arogansi
 

Menariknya, pelatih diminta mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif.
 

“Tidak boleh ada sikap arogan atau kontak fisik yang tidak perlu,” tegas Gabriel.
 

Pendekatan ini jadi penanda bahwa pembinaan Komcad tak hanya keras, tapi juga berorientasi pembentukan karakter profesional.
 

Bukan Sekadar Latihan, Tapi Investasi SDM
 

Keikutsertaan ASN dinilai sebagai bentuk komitmen kebangsaan di tengah ancaman global yang makin kompleks.
 

Harapannya, nilai disiplin dan integritas yang ditempa selama pelatihan bisa terbawa ke tugas sehari-hari di instansi masing-masing.
 

Langkah ini bukan sekadar latihan militer. Ini strategi membangun SDM negara yang siap dalam dua medan: birokrasi dan pertahanan. ASN kini tak hanya melayani—tapi juga siap membela.rajamedia

Komentar: