Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Ajak Alumni Daar El-Qolam Jadi Motor Partisipasi Publik

Laporan: Iyan Sopian
Minggu, 01 Februari 2026 | 19:12 WIB
Gubernur ANdra Soni saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Ponpes Daar El-Qolam di Gintung, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (1/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur ANdra Soni saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Ponpes Daar El-Qolam di Gintung, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (1/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Tangerang - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peran alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam dalam memperkuat partisipasi masyarakat terhadap berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
 

Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Ponpes Daar El-Qolam di Gintung, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (1/2/2026).
 

Menurut Andra Soni, alumni Daar El-Qolam memiliki posisi strategis karena tersebar di berbagai daerah dan berkiprah di lintas sektor, mulai dari legislatif, yudikatif, hingga eksekutif, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
 

Alumni Pesantren, Penentu Arah Kebijakan
 

Andra Soni menilai, keberadaan alumni Daar El-Qolam di ruang-ruang pengambilan keputusan menjadi modal sosial yang sangat besar bagi pembangunan daerah.
 

“Misalnya yang saya kenal seperti Bapak Muhlis dari PDIP, Abah Eko dari Demokrat, Pak Suparman dari Golkar, dan Pak Oong dari Gerindra. Mereka semua konsen pada isu-isu sosial dan kemasyarakatan,” ujar Andra Soni melansir laman bantenprov.go.id.
 

Ia menegaskan, peran alumni pesantren tidak hanya berhenti pada jabatan formal, tetapi juga pada kontribusi nyata dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
 

Dari Santri ke Pemimpin
 

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mengakui bahwa sejumlah alumni Daar El-Qolam turut memberi pengaruh dalam perjalanan pribadinya, khususnya dalam hal kemampuan debat, teknik berpidato, hingga penyusunan strategi.
 

Karena itu, ia berharap alumni Daar El-Qolam mampu memberikan analisis kritis terhadap isu-isu strategis guna melahirkan kebijakan publik yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
 

“Termasuk melakukan berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.
 

Pemprov Banten Fokus Perkuat Pesantren
 

Andra Soni menegaskan, Pemprov Banten saat ini memberi perhatian serius terhadap pengembangan pendidikan dan keagamaan, terutama peningkatan kapasitas pondok pesantren.
 

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Banten telah membentuk Biro Kesejahteraan Rakyat yang secara khusus fokus pada fasilitasi dan penguatan pesantren di Provinsi Banten.
 

“Ini bentuk komitmen kami agar pesantren terus menjadi pusat pendidikan, moral, dan pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya.
 

Alumni Harus Selalu Bermanfaat
 

Sementara itu, Pengurus Ponpes Daar El-Qolam Adrian Mafatihullah Karim menegaskan bahwa para alumni, di mana pun berada dan apa pun profesinya, harus senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat.
 

“Karena apa pun profesinya, para alumni tetaplah santri. Santri yang diajarkan hidup bermasyarakat, bermanfaat bagi sesama, serta taat kepada orang tua dan kiai,” ujarnya.
 

Ia menambahkan, bekal utama yang diberikan pesantren kepada santri adalah ilmu—ilmu yang menjadi pegangan hidup, baik untuk masa depan di dunia maupun akhirat.rajamedia

Komentar: