Tangsel Perkuat Sungai Angke, Bronjong 164 Meter Dibangun Cegah Longsor dan Banjir
RMBANTEN.COM — Pamulang, Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat langkah antisipasi banjir dan longsor di kawasan Villa Pamulang, Kecamatan Pamulang, dengan membangun bronjong batu kali di sepanjang aliran Sungai Angke.
Konstruksi tersebut dipasang untuk memperkuat tebing sungai sekaligus mencegah pergeseran tanah dan longsor yang berpotensi mengancam jalan di sekitar kawasan Villa Pamulang.
Tebing Sungai Diperkuat dengan Bronjong
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan metode bronjong dipilih karena lokasi pembangunan berada di aliran Sungai Angke yang kewenangannya berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
“Kalau di Villa Pamulang, karena itu Sungai Angke, jadi izin dari BBWS, kita diberikan izin. Pemasangannya sebatas semi permanen, dengan bentuk bronjong batu kali yang diikat dengan kawat,” ujar Pilar saat meninjau pembangunan turap dan bronjong di kawasan Villa Pamulang, Rabu (2/9/2026).
Bronjong dipasang secara bertahap dengan ketinggian konstruksi yang bervariasi hingga sekitar lima meter.
Pembangunan ini diharapkan mampu memperkuat sisi sungai yang mengalami pengikisan akibat derasnya aliran air sekaligus menekan risiko longsor, jalan amblas, dan genangan di kawasan tersebut.
Dibangun Sepanjang 164 Meter
Pembangunan bronjong batu kali di kawasan Villa Pamulang dilakukan sepanjang 164 meter dan dilengkapi parapet atau pagar sepanjang 145 meter.
Ketinggian konstruksi mencapai sekitar lima meter. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat perlindungan kawasan yang berada di sekitar aliran Sungai Angke.
Dengan kondisi tebing yang lebih kuat, risiko pergeseran tanah di sekitar badan jalan diharapkan dapat ditekan, terutama ketika terjadi peningkatan debit air sungai.
Penataan Bantaran Sungai Harus Dipercepat
Selain pembangunan infrastruktur, Pilar meminta penataan bangunan di sekitar bantaran sungai segera dilakukan.
Menurutnya, penataan tersebut penting agar pekerjaan penguatan tebing dapat berjalan tanpa hambatan sekaligus memastikan kawasan sempadan sungai dapat ditata sesuai kepentingan publik.
“Jangan sampai kepentingan pribadi mengalahkan kepentingan publik. Kecamatan dan kelurahan segera komunikasikan supaya penataan di pinggir sungai bisa segera dilakukan,” tegasnya.
Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Pemkot Tangsel menargetkan pembangunan bronjong dan penataan kawasan tersebut dapat rampung pada akhir 2026.
Pemerintah berharap penguatan tebing Sungai Angke tidak hanya menjadi solusi terhadap ancaman longsor, tetapi juga bagian dari langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir dan genangan di kawasan Villa Pamulang.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BBWS, kecamatan, dan kelurahan dalam menjaga kawasan sungai sekaligus melindungi keselamatan masyarakat dan infrastruktur publik.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Pamenteun 5 hari yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Hukum | 1 minggu yang lalu
Pulitik Jero | 2 hari yang lalu
Parlemen | 1 hari yang lalu
Gaya Hirup | 3 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu
Pendidikan | 5 hari yang lalu