Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Alun-Alun Serang Ditutup! Budi Rustandi Pilih Revitalisasi Total, Bukan Tambal Sulam

Laporan: CAREP-02
Sabtu, 18 April 2026 | 09:21 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi - Foto: Dok Pemkot Serang -
Wali Kota Serang Budi Rustandi - Foto: Dok Pemkot Serang -

RMBANTEN.COM — Kota Serang — Keluhan warga soal jalan berlubang di kawasan Alun-Alun Kota Serang akhirnya direspons cepat. Wali Kota Budi Rustandi memastikan, perbaikan tidak akan dilakukan setengah hati.
 

Bukan tambal sulam—tapi revitalisasi total.
 

Minta Maaf, Tapi Pilih Solusi Besar
 

Budi Rustandi secara terbuka meminta maaf kepada warga atas kondisi jalan yang rusak. Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan parsial bukan pilihan karena terbentur aturan.
 

“Kalau diperbaiki sekarang, itu bisa jadi double anggaran. Menyalahi aturan,” tegasnya mengutip laman resmi Pemkot Serang, Sabtu (18/4/2026).
 

Artinya, Pemkot memilih menahan diri demi proyek yang lebih besar dan berkelanjutan.
 

Jalan Ditutup Demi Keselamatan
 

Sebagai langkah darurat, akses jalan pembelah alun-alun resmi ditutup.
 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Serang, Iwan Sunardi, menyebut keputusan ini diambil demi keselamatan warga.
 

“Ini berdampak ke keselamatan. Maka kami tutup sambil menunggu proses lelang revitalisasi,” ujarnya.
 

Konsep Baru: 100% untuk Pejalan Kaki
 

Ke depan, wajah alun-alun akan berubah total.
 

Jalan yang selama ini membelah Alun-Alun Barat dan Timur akan dihapus. Kawasan tengah akan disatukan dan dikhususkan sepenuhnya untuk pedestrian.
 

Tak ada lagi kendaraan melintas di jantung kota.
 

Dari Aspal ke Andesit, Lebih Estetik
 

Pemkot juga mengubah pendekatan material.
 

Aspal hotmix yang mudah rusak akan diganti dengan batu andesit—lebih kuat sekaligus menghadirkan nuansa klasik-modern.
 

Perbaikan juga menyasar: pedestrian rusak, keramik terangkat akar pohon, dan fasilitas publik yang aus. 
 

Semuanya dibenahi total.
 

Ikon Baru: Golok Banten di Tengah Kota
 

Tak sekadar rapi, alun-alun juga akan punya identitas kuat.
 

Budi Rustandi mengungkapkan, akan dibangun monumen Golok Banten di titik tengah kawasan sebagai simbol kebanggaan daerah.
 

“Itu akan jadi ikon Ibu Kota Provinsi Banten,” katanya.
 

Terintegrasi dengan Proyek Provinsi
 

Revitalisasi ini juga terkoneksi dengan rencana besar Pemprov Banten.
 

Gubernur Andra Soni dijadwalkan membangun Jalan Diponegoro yang terhubung langsung ke kawasan alun-alun.
 

Targetnya jelas: menciptakan pusat kota yang tertata, terintegrasi, dan representatif.
 

Warga Diminta Bersabar
 

Pemkot Serang kini tengah menyiapkan proses lelang proyek.
 

Warga diminta bersabar, karena yang sedang dibangun bukan sekadar jalan—tapi wajah baru kota.
 

Dari jalan berlubang, menuju ikon kebanggaan.rajamedia

Komentar: