Ribuan Peserta Meriahkan Fun Walk dan Tarhib Ramadhan Mathla’ul Anwar

RMBANTEN.COM - Pandeglang, 26 Februari 2025 – Ribuan peserta antusias mengikuti Fun Walk dan Tarhib Ramadhan 1446 H yang diselenggarakan oleh Mathla’ul Anwar di Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan ini menempuh rute dari Lapangan Tanah Merah, Cisata hingga finis di Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, dengan semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Ketua Steering Committee (SC) Tarhib Ramadhan, Dhona El Furqon, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menyambut Ramadhan sekaligus mempererat silaturahmi antarumat Islam.
"Ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2025, Mathla'ul Anwar mengadakan Fun Walk dan jalan santai," ujar Dona, Rabu (26/2).
Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik, mulai dari smartphone, peralatan elektronik, beasiswa pendidikan, hingga tiga paket umrah.
"Kami memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang adil. Oleh karena itu, satu orang hanya mendapatkan satu kupon doorprize," tambah Dhona.
Semangat Kebersamaan Menyambut Ramadhan
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), Kyai Embay Mulya Syarief, secara resmi melepas peserta Fun Walk dengan penuh semangat.
"Mari kita awali kegiatan ini dengan membaca Bismillah. Allahu Akbar!" serunya.
Setibanya di garis finis, Kyai Embay menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Mathla’ul Anwar akan terus berperan aktif dalam mencerdaskan umat.
"Mathla’ul Anwar lahir dari kampung, tetapi memiliki semangat besar dalam mencerdaskan umat. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan fisik, mental, dan spiritual untuk menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan," ujarnya.
Mathla’ul Anwar dan Peran Dakwah Islam
Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr. K.H. Amirsyah Tambunan, yang mengajak peserta untuk memperkuat persatuan umat di tengah keberagaman.
"Tarhib Ramadhan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga momen untuk memperkuat keimanan dan persaudaraan. Kita harus berlapang dada dan semakin mendekatkan diri kepada Allah," tuturnya.
Lebih lanjut, Amirsyah menegaskan bahwa Mathla’ul Anwar memiliki peran penting dalam dakwah dan pendidikan Islam di Indonesia.
"Mathla'ul Anwar adalah tempat yang memberi cahaya bagi umat. Bisa dikatakan, Mathla’ul Anwar adalah adik kandung dari Muhammadiyah, karena lahirnya tidak jauh berbeda," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga Mathla’ul Anwar untuk terus menjaga kebersamaan dalam menjalankan misi dakwah dan pendidikan.
"Jumlah warga MA sangat besar, jika bersatu kita bisa semakin kuat dalam membangun bangsa dan memperjuangkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin," imbuhnya.
Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Fun Walk dan Tarhib Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Dengan ribuan peserta yang hadir, acara ini menjadi bukti bahwa Mathla’ul Anwar terus meneguhkan perannya dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan grand prize berupa tiga paket umrah, serta puluhan hadiah lainnya seperti smartphone, kulkas, rice cooker, dan beasiswa bagi peserta yang beruntung.
Dengan suksesnya kegiatan ini, Mathla’ul Anwar semakin meneguhkan eksistensinya sebagai organisasi Islam yang berkontribusi nyata dalam mencerdaskan umat dan memperkuat persaudaraan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Nagara | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Pulitik Jero | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 5 jam yang lalu
Pulitik Jero | 5 hari yang lalu
Warta Banten | 5 hari yang lalu
Gaya Hirup | 5 hari yang lalu
Kaamanan | 1 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu