Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Permudah UMKM, Sarawati Dorong Pemkot Tangsel Bikin Layanan Satu Atap

Laporan: Firman
Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:28 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo - Humas DPR RI -
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo - Humas DPR RI -

RMBANTEN.COM - Tangsel, Kunker — DPR RI mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghadirkan layanan terpadu satu atap untuk mempermudah pelaku UMKM dalam mengurus berbagai dokumen dan perizinan usaha. Langkah ini dinilai penting agar pelaku usaha tidak tersendat oleh persoalan administrasi dan dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya.
 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan Kota Tangerang Selatan merupakan wilayah yang berkembang pesat dengan pertumbuhan UMKM yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
 

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menghadirkan sistem layanan yang praktis dan efisien agar para pelaku usaha tidak dipersulit oleh proses birokrasi yang berbelit.
 

UMKM Butuh Layanan Cepat dan Praktis
 

Rahayu menilai kehadiran layanan terpadu atau one stop shop akan sangat membantu pelaku UMKM dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi usaha.
 

Melalui sistem tersebut, para pelaku usaha dapat mengurus seluruh dokumen di satu tempat tanpa harus berpindah dari satu instansi ke instansi lainnya.
 

“Tangsel ini daerah berkembang, banyak UMKM tumbuh. Untuk memudahkan mereka mengurus dokumen, sebaiknya dibuatkan one stop shop untuk mengurus semua dokumen. Ini akan lebih baik dan mendukung pengembangan UMKM,” ujar Saraswati usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (5/3/2026).
 

Ia menegaskan bahwa proses perizinan seharusnya tidak menjadi penghambat bagi pelaku usaha yang ingin berkembang.
 

Sekaligus Jadi Pusat Edukasi Program Pemerintah
 

Selain mempermudah pengurusan dokumen, layanan terpadu tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat informasi dan edukasi bagi pelaku UMKM.
 

Menurut Saraswati, pelaku usaha perlu mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai program dukungan pemerintah, termasuk akses pembiayaan usaha.
 

“Jangan sampai urusan dokumen atau izin menjadi kendala. Bahkan di one stop shop itu bisa juga diberikan edukasi mengenai berbagai program pembiayaan usaha,” ujarnya.
 

Dorong Akses Pembiayaan UMKM
 

Lebih lanjut, Saraswati juga menekankan pentingnya memperkuat dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan lembaga perbankan.
 

Skema pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinilai dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses modal bagi pelaku usaha kecil.
 

Ia mendorong agar pemerintah daerah dapat menjalin sinergi dengan bank daerah, bank nasional, maupun perbankan swasta, serta bekerja sama dengan kementerian terkait untuk memperkuat program edukasi dan sosialisasi bagi pelaku UMKM.
 

Dengan sistem layanan yang lebih sederhana, dukungan pembiayaan yang kuat, serta pendampingan yang berkelanjutan, UMKM di Tangerang Selatan diharapkan mampu berkembang lebih cepat dan memiliki daya saing yang semakin kuat.rajamedia

Komentar: