Pantau Mudik Tengah Malam, Gubernur Banten Turun ke Pelabuhan Merak
RMBANTEN.COM - Cilegon – Saat sebagian orang terlelap, Gubernur Banten Andra Soni justru turun ke lapangan. Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis (19/3/2026) dini hari, Andra menyisir denyut mudik di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Tujuannya satu: memastikan arus penyeberangan berjalan lancar dan pemudik mendapat layanan terbaik.
Di tengah padatnya arus kendaraan dan pejalan kaki, Andra tak hanya berdiri di pos pantau. Ia turun langsung, memeriksa fasilitas, alur penyeberangan, hingga kesiapan petugas.
“Hari ini kami memastikan langsung di lapangan. Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik,” ujar Andra mengutip laman bantenprov.go.id.
Bagi Andra, laporan di atas meja tak cukup. Kondisi riil harus dilihat sendiri—terutama di titik krusial seperti Merak, gerbang utama penyeberangan Jawa–Sumatera.
Dialog dengan Pemudik
Yang menarik, Andra tak menjaga jarak. Ia menyapa pemudik satu per satu. Ada yang diajak berbincang. Ada yang ditanya tujuan. Bahkan, kondisi kesehatan pun tak luput dari perhatiannya.
“Sehat-sehat, ya. Semoga sampai tujuan dengan selamat,” ucapnya.
Sapaan sederhana, tapi bermakna. Di tengah lelahnya perjalanan, kehadiran pemimpin bisa jadi penyemangat.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Andra menegaskan, mudik bukan sekadar tradisi. Ini adalah pergerakan besar manusia yang penuh risiko. Karena itu, keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama pemerintah.
Ia meminta seluruh pihak—mulai dari operator pelabuhan, petugas lapangan, hingga aparat keamanan—terus bersinergi.
“Pelayanan harus maksimal. Jangan sampai ada celah yang membahayakan pemudik,” tegasnya.
Selain memastikan sistem berjalan, Andra juga mengingatkan pemudik untuk menjaga diri. Kondisi fisik, menurutnya, sering diabaikan—padahal sangat menentukan keselamatan perjalanan.
“Istirahat yang cukup, patuhi aturan, dan jangan memaksakan diri,” pesannya.
Ia pun menutup dengan kalimat sederhana, tapi kuat:
“Mudik aman, keluarga bahagia.”
Merak Titik Krusial
Pelabuhan Merak kembali menjadi barometer arus mudik nasional. Lonjakan penumpang dan kendaraan sudah terasa sejak malam hari.
Namun sejauh ini, kondisi terpantau terkendali.
Kehadiran Gubernur di lokasi menjadi sinyal kuat: pemerintah tak ingin lengah. Karena bagi jutaan pemudik, perjalanan pulang bukan sekadar perjalanan.
Ini tentang rindu. Tentang keluarga. Tentang sampai dengan selamat.![]()
Pulitik Jero | 5 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Kaamanan | 4 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Nagara | 19 jam yang lalu
Pulitik Jero | 2 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu