Musrenbang Banten 2027 Digelar, Andra Soni: Jangan Elitis, Rakyat Harus Jadi Kompas!
RMBANTEN.COM - Kota Serang — Pemerintah Provinsi Banten menegaskan arah pembangunan tak boleh ditentukan segelintir pihak. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 diminta benar-benar partisipatif—melibatkan semua suara, bukan sekadar formalitas tahunan.
Bukan Seremonial, Tapi Penentu Arah
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Musrenbang adalah forum strategis untuk menentukan masa depan daerah.
“Kami harap hasilnya benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Andra usai membuka Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, forum ini harus menghasilkan kesepakatan konkret antara provinsi, kabupaten, dan kota.
Acuan RPJMD, Fokus Kurangi Kesenjangan
Andra menjelaskan, penyusunan RKPD 2027 tetap mengacu pada RPJMD. Arah kebijakan tidak berubah, namun indikator dan target akan dipertajam.
“Salah satu fokus utama adalah mengurangi disparitas wilayah,” tegas Andra melansir laman bantenprov.go.id.
Ia ingin pembangunan tidak lagi timpang—tidak ada daerah yang tertinggal dari yang lain.
Kolaborasi Jadi Kunci, Pemprov Diminta Lebih ‘Turun’
Gubernur juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah. Ia mendorong perangkat Pemprov Banten lebih dekat dengan pemerintah kabupaten/kota.
“Kabupaten dan kota sudah banyak berkontribusi. Sekarang saatnya kita perkuat kolaborasi agar hasilnya maksimal,” katanya.
DPRD: Perencanaan Adalah Fondasi Kemajuan
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menegaskan pentingnya perencanaan yang matang sebagai dasar pembangunan.
“Ketahanan daerah adalah bagian dari ketahanan nasional. Harus ada sinergi dari pusat sampai daerah,” ujarnya.
Ia juga memastikan DPRD akan mendukung melalui fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan.
Isu Strategis: Ekonomi, SDM, hingga Infrastruktur
Sejumlah isu krusial menjadi perhatian dalam Musrenbang 2027, di antaranya:
1. Peningkatan indeks pembangunan manusia
2. Pertumbuhan ekonomi
3. Penurunan pengangguran dan kemiskinan
4. Percepatan infrastruktur dan ketahanan pangan
Selain itu, penguatan UMKM, investasi industri, pendidikan vokasi, dan kualitas SDM juga menjadi agenda prioritas.
Bappeda: Sinkronisasi Jadi Kunci
Kepala Bappeda Banten menegaskan Musrenbang ini merupakan bagian dari sinkronisasi antara pusat dan daerah.
Forum ini akan menetapkan:
1. Prioritas pembangunan
2. Program dan kegiatan
3. Pagu indikatif
4. Indikator kinerja
5. Lokasi program
Semua Pihak Terlibat
Musrenbang dihadiri Forkopimda, DPRD, kepala daerah se-Banten, kementerian/lembaga, akademisi, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat.
Musrenbang sering kali berakhir sebagai rutinitas. Tapi jika benar dijalankan partisipatif, di sinilah masa depan Banten ditentukan—apakah merata dan maju, atau tetap berjalan di tempat.![]()
Nagara | 5 hari yang lalu
Pendidikan | 4 hari yang lalu
Kaamanan | 3 hari yang lalu
Hukum | 3 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Kaamanan | 4 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Kaamanan | 6 hari yang lalu





