Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Kota Serang Go Internasional! Investor China Lirik Kasemen

Laporan: Firman
Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Delegasi pemerintah dan pengusaha dari Weifang, Republik Rakyat Tiongkok - Foto: Dok Pemkot Serang -
Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Delegasi pemerintah dan pengusaha dari Weifang, Republik Rakyat Tiongkok - Foto: Dok Pemkot Serang -

RMBANTEN.COM – Kota Serang - Pemerintah Kota Serang tancap gas menembus pasar global. Delegasi pemerintah dan pengusaha dari Weifang, Republik Rakyat Tiongkok, disambut langsung untuk menjajaki kerja sama strategis.
 

Pertemuan berlangsung di Aula Setda Kota Serang, Kamis (26/3/2026). Isinya bukan basa-basi—tapi peluang investasi dan kolaborasi nyata.
 

Weifang Masuk, Serang Siap Melaju
 

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari penguatan hubungan internasional antar daerah.
 

Menurutnya, Weifang punya pengalaman maju di bidang teknologi dan tata kota.
 

“Ini bisa jadi referensi penting bagi pembangunan Serang,” ujarnya.

Fokus: Industri dan Pendidikan
 

Pertemuan ini mengerucut pada dua sektor utama:
 

1. Pengembangan kawasan industri 

2. Kolaborasi pendidikan tinggi 
 

Pemkot melihat dua sektor ini sebagai kunci percepatan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM.
 

Investor Lirik Kasemen
 

Sinyal paling kuat datang dari rencana investasi. Kawasan Kecamatan Kasemen disebut menjadi target pengembangan industri.
 

Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin mengungkapkan, investor dari Weifang datang dengan kesiapan nyata.
 

Mereka sudah punya usaha dan serius ingin berinvestasi. Bahkan, sebagian lahan sudah mulai dikuasai investor asing.


Pemkot Janji Permudah Perizinan
 

Pemkot Serang memastikan dukungan penuh. Salah satunya melalui sistem perizinan terpadu satu pintu yang cepat dan terukur.
 

Namun, semua tetap mengacu pada regulasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.
 

RTRW Jadi Rem, Lingkungan Dijaga
 

Meski membuka investasi, Pemkot tidak lepas kontrol. Pengembangan industri wajib mengikuti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
 

Tujuannya: menjaga keseimbangan dengan kawasan pertanian.
 

Selain itu, setiap perusahaan diwajibkan memiliki sistem pengolahan limbah mandiri. Standarnya jelas—tak boleh merusak lingkungan.
 

Sampah Regional Ikut Digarap
 

Tak hanya industri, Pemkot juga menyiapkan kerja sama pengelolaan sampah regional. Program ini akan melibatkan Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.
 

Skemanya akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman sebagai langkah awal pengelolaan terpadu skala besar.
 

Target: Serang Naik Kelas
 

Kunjungan ini jadi momentum penting. Pemkot Serang ingin melangkah lebih jauh—bukan hanya kota administratif, tapi kota yang kompetitif secara global.
 

Investasi mulai masuk, peluang terbuka lebar.
 

Pertanyaannya tinggal satu—siapkah Serang naik kelas jadi pemain global?rajamedia

Komentar: