Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemkot Tangerang Bergerak! Pengamen dan Manusia Silver Disapu dari Jalanan

Laporan: Firman
Senin, 11 Mei 2026 | 15:15 WIB
Petugas gabungan dari Pemkot Tangerang mengamankan sejumlah pengamen dan manusai silver dari persimpangan jalan - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
Petugas gabungan dari Pemkot Tangerang mengamankan sejumlah pengamen dan manusai silver dari persimpangan jalan - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat merespons banyaknya keluhan warga terkait maraknya aktivitas pengamen, pengemis, dan manusia silver di sejumlah persimpangan jalan.
 

Melalui operasi gabungan, petugas dari Dinas Sosial Kota Tangerang, Satpol PP Kota Tangerang, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) turun langsung melakukan monitoring sekaligus penertiban di sejumlah titik rawan.
 

Hasilnya, sebanyak 14 Penyandang Permasalahan Kesejahteraan Sosial (PPKS) berhasil diamankan dari sejumlah kawasan lampu merah dan ruas jalan protokol di Kota Tangerang.
 

Sasar Titik Rawan
 

Kepala Dinsos Kota Tangerang Acep Wahyudi mengatakan penertiban dilakukan di sejumlah lokasi yang kerap menjadi titik aktivitas PPKS.
 

Di antaranya kawasan lampu merah TMP Taruna, Adipura, Supermarket Pelangi, Banjar Wijaya, Cimone, Karawaci, hingga Perumahan Modernland.
 

“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan,” kata Acep, Senin (11/5/2026).
 

Pengamen hingga Manusia Silver Diamankan
 

Dari operasi tersebut, petugas menjaring 14 orang yang terdiri dari pengamen jalanan, manusia silver, dan pengemis.
 

Sebelum penertiban dilakukan, petugas lebih dulu melakukan pemantauan terhadap aktivitas mereka yang dinilai mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengendara.
 

Menurut Acep, keberadaan PPKS di persimpangan jalan memang kerap memicu keluhan masyarakat karena dianggap mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
 

Tidak Hanya Ditertibkan
 

Acep menegaskan, petugas tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pendataan dan pembinaan terhadap para PPKS yang terjaring razia.
 

“Selain penertiban, petugas juga memberikan pendataan dan pembinaan terhadap para PPKS yang terjaring,” ujarnya.
 

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari penanganan sosial agar para PPKS tidak kembali turun ke jalan.
 

Razia Akan Terus Digelar
 

Pemkot Tangerang memastikan monitoring dan penertiban akan dilakukan secara berkala di sejumlah titik rawan.
 

Pemerintah berharap langkah tersebut mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang, khususnya di kawasan persimpangan dan jalan protokol yang padat aktivitas kendaraan.rajamedia

Komentar: