Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banten ASRI Bergerak! Relawan Angkat Sampah Berton-ton dari Kali Sabi Tangerang

Laporan: Firman
Minggu, 15 Februari 2026 | 07:25 WIB
Relawan Banksasuci bersama UPTD DAS Cidurian–Cisadane mengangkat puluhan ton sampah dari sungai kali Sabi yang menjadi biang banjir di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang. - Biro Adpimpro Banten -
Relawan Banksasuci bersama UPTD DAS Cidurian–Cisadane mengangkat puluhan ton sampah dari sungai kali Sabi yang menjadi biang banjir di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang. - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Tangerang — Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tak berhenti pada seremoni. Puluhan relawan turun langsung ke lapangan, menyisir tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Sabi, Tangerang, Sabtu (14/2/2026). 
 

Aksi ini menjadi bagian dari penguatan Gerakan Banten ASRI, Indonesia ASRI yang digelorakan lintas komunitas dan pemerintah daerah.
 

Kolaborasi relawan Banksasuci bersama UPTD DAS Cidurian–Cisadane berhasil mengangkat puluhan ton sampah dari badan sungai yang selama ini menjadi biang banjir di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang.
 

Sampah Jadi Sedimentasi, Relawan Bisa Berdiri di Atas Sungai
 

Inisiator aksi bersih-bersih Kali Sabi, Ade Yunus, mengungkapkan kondisi sungai sudah sangat memprihatinkan. Sampah menumpuk hingga mengeras menjadi sedimentasi.
 

“Bayangkan, kami bisa berdiri di atas kali karena sampahnya sudah menjadi endapan sampai ke dasar. Kalau tidak dibersihkan, banjir pasti terulang,” ujar Ade mengutip laman bantenprov.go.id..
 

Ia menegaskan, aksi bersih sungai ini bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan.
 

“Kami tidak berhenti di sini. Edukasi ke masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai akan terus kami galakkan,” tegasnya.

 

Gerakan Indonesia ASRI, Kolaborasi Semua Pihak
 

Ade juga menekankan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI merupakan gerakan kolektif seluruh pemangku kepentingan.
 

“Alhamdulillah, berkat dukungan Pak Gubernur dan kolaborasi semua pihak, puluhan ton sampah bisa kami angkat dari Kali Sabi,” ungkapnya.
 

Menurutnya, tanpa sinergi antara relawan, komunitas, dan pemerintah, persoalan lingkungan tidak akan pernah tuntas.
 

Gubernur Banten: Relawan Sudah Ambil Peran Negara
 

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi tinggi kepada komunitas peduli sungai yang menjadi motor aksi bersih-bersih tersebut.
 

“Kami sangat mengapresiasi para relawan yang telah mengambil peran nyata menggalakkan Gerakan Banten ASRI,” kata Andra.
 

Melalui sambungan video call, Andra menyapa langsung para relawan di lokasi dan mengaku terkejut melihat kondisi Kali Sabi.
 

“Waduh, teman-teman sampai bisa berdiri di atas kali. Sampahnya luar biasa banyak, ini memang harus segera dibersihkan,” ucapnya.
 

Pesan Gubernur: Jaga Lingkungan, Jaga Kesehatan
 

Andra menutup dengan pesan penyemangat sekaligus pengingat pentingnya peran masyarakat.
 

“Terima kasih teman-teman relawan. Semangat terus, jaga lingkungan, dan jaga kesehatan,” pungkasnya.

 

Melalui aksi nyata seperti di Kali Sabi, Gerakan Banten ASRI diharapkan tidak hanya membersihkan sungai, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa lingkungan bersih adalah tanggung jawab bersama.rajamedia

Komentar: