Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

TAXPO 2026 Digelar di CFD, Pemkab Tangerang Jemput Bola Layanan Pajak

Laporan: Firman
Minggu, 15 Februari 2026 | 11:50 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Tangerang TAXPO 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Minggu (15/2/2026). - Prokopim Tangerang -
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Tangerang TAXPO 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Minggu (15/2/2026). - Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM - Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali mengubah wajah pelayanan publik. Tak menunggu warga datang ke kantor, pemerintah justru turun langsung ke ruang publik. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Tangerang TAXPO 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Minggu (15/2/2026).
 

Kegiatan yang digagas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang ini menjadi simbol pendekatan baru pelayanan pajak: lebih dekat, lebih ramah, dan lebih membumi.
 

Pelayanan Pajak Turun ke Ruang Publik
 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan Tangerang TAXPO bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau masyarakat.
 

“Pemerintah tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Kita harus hadir, menyapa, dan melayani langsung di ruang publik,” tegas Maesyal mengutip laman resmi Pemkab Tangerang.
 

Ia menyebut CFD dipilih karena menjadi titik berkumpul warga dari berbagai lapisan, sehingga pelayanan pajak bisa diakses sambil berolahraga dan beraktivitas bersama keluarga.
 

Bayar PBB dan Pajak Kendaraan di Satu Lokasi
 

Melalui Tangerang TAXPO 2026, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan strategis, mulai dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga pajak kendaraan bermotor melalui Samsat.
 

Kehadiran layanan terpadu ini diharapkan menghapus kesan ribet dan menegangkan dalam urusan pajak.
 

Pajak adalah Gotong Royong Modern
 

Bupati Maesyal Rasyid juga menekankan pajak sebagai bentuk gotong royong modern masyarakat dalam membangun daerah. Dari pajaklah, kata dia, pembangunan jalan, fasilitas umum, pendidikan, hingga pelayanan sosial dapat berjalan berkelanjutan.
 

“Kita ingin membangun budaya sadar pajak, budaya patuh, dan budaya bangga berkontribusi untuk Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
 

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk semakin aktif berperan dalam pembangunan daerah.
 

Bapenda: Bayar Pajak Tak Perlu Takut
 

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto menegaskan paradigma lama soal “takut pajak” harus diubah.
 

“Sekarang enggak usah takut. Kami hadir untuk melayani. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali sepenuhnya untuk kesejahteraan warga Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
 

Ia menambahkan, melalui Tangerang TAXPO, Bapenda ingin membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan edukasi bahwa taat pajak adalah kontribusi nyata untuk kemajuan daerah.
 

Dengan konsep jemput bola dan pendekatan humanis, Tangerang TAXPO 2026 diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pajak bukan beban, melainkan investasi bersama untuk masa depan Kabupaten Tangerang.rajamedia

Komentar: