Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Wagub Dimyati Ajak Warga Banten Perbaiki Diri dan Perkuat Kepedulian Sosial

Laporan: CAREP-02
Senin, 16 Februari 2026 | 09:56 WIB
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah - Biro Adpimpro Banten -
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh masyarakat Banten memanfaatkan momentum Ramadan yang sebentar lagi tiba sebagai ruang perbaikan diri dan penguatan nilai-nilai kebajikan. Menurutnya, dengan segala kemuliaannya, Ramadan harus mampu membentuk pribadi yang lebih bertakwa dan berempati.
 

Ajakan itu disampaikan Dimyati usai menghadiri program tausiyah bertema “Menjernihkan Hati, Menguatkan Negeri” yang disiarkan langsung oleh iNewsTV dari Masjid Raya Al-Adzom, Kota Tangerang, Minggu (15/2/2026) malam.
 

Puasa untuk Takwa, Bukan Sekadar Menahan Lapar
 

Dimyati menegaskan, esensi puasa Ramadan sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 adalah untuk membentuk ketakwaan bagi orang-orang beriman. Karena itu, ia mendorong masyarakat meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak selama Ramadan.
 

“Tujuan utama puasa adalah takwa. Apalagi seluruh amal baik di bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Dimyati menalsir laman banteprov.go.id.
 

Disiplin, Empati, dan Kebersihan Jadi Amalan Kunci
 

Menurut Dimyati, Ramadan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga momentum menumbuhkan nilai-nilai sosial. Ia mencontohkan amalan yang perlu diperkuat, mulai dari kesabaran, kedisiplinan, kepedulian sosial, hingga menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
 

“Di bulan Ramadan itu kita harus banyak berbagi dan berempati antarsesama. Kepedulian sosial harus semakin terasa,” katanya.
 

Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, Momentum Spiritual
 

Menutup pesannya, Dimyati mengingatkan umat Islam akan dua momentum penting di bulan Ramadan, yakni Nuzulul Quran pada malam ke-17 Ramadan dan malam Lailatul Qadar yang diyakini hadir pada sepuluh malam terakhir.
 

“Ibadah pada malam Lailatul Qadar nilainya lebih baik daripada seribu bulan,” pungkasnya.
 

Tausiyah Lintas Segmen, Selawat Menggema
 

Acara yang dipandu David Kholik itu menghadirkan sejumlah penceramah dalam beberapa segmen. Pada segmen pertama, pimpinan Majelis Rasulullah Habib Nabiel Al Musawa menyampaikan pesan tentang kewajiban puasa dan tujuan takwa.
 

Segmen berikutnya diisi oleh Ustazah Yati Priyati yang menekankan kasih sayang Allah SWT dalam segala kemudahan hidup, sementara Abdul Kahfi menegaskan Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an. Rangkaian tausiyah kian khidmat dengan lantunan selawat yang mengiringi acara.
 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap semangat Ramadan dapat menjadi energi spiritual dan sosial untuk memperkuat persaudaraan, ketakwaan, serta ketahanan moral masyarakat Banten.rajamedia

Komentar: