Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Gerakan Banten Asri Digeber! Pasar Rau–Royal Baroe Disulap Jadi Zona Bersih

Laporan: Firman
Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:22 WIB
Menteri LH Faisol Nurofiq. Sekda Banten Deden Apriandhi, dan Wali Kota Serang Budi Rustandi saat bersih-bersi Pasar Baru dan kawasan Royal Baroe - Biro Adpimpro Banten -
Menteri LH Faisol Nurofiq. Sekda Banten Deden Apriandhi, dan Wali Kota Serang Budi Rustandi saat bersih-bersi Pasar Baru dan kawasan Royal Baroe - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM – Kota Serang – Pemerintah daerah dan pusat turun langsung. Bukan rapat, bukan seremoni—tapi aksi nyata bersih-bersih!
 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi bareng Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Wali Kota Serang Budi Rustandi memimpin Gerakan Banten ASRI di Pasar Induk Rau dan kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Jumat (27/3/2026).
 

Pesannya tegas: bersih itu bukan wacana—tapi kebiasaan.
 

Jumat Jadi Hari Wajib Kerja Bakti
 

Gerakan ini bukan kegiatan sekali jalan. Pemprov Banten mendorong kerja bakti rutin setiap hari Jumat sebagai budaya baru masyarakat.
 

“Ini bagian dari komitmen bersama mendukung program pemerintah pusat untuk lingkungan bersih dan asri,” kata Deden mengutip laman bantenprov.go.id.
 

Artinya, bersih-bersih bukan lagi event—tapi gerakan kolektif.
 

Sinkron dengan Program Nasional
 

Deden menegaskan, Gerakan Banten ASRI selaras dengan agenda nasional soal kebersihan lingkungan.
 

Kehadiran Menteri LH juga bukan sekadar simbolik. Ada agenda besar yang ikut dibahas: rencana Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
 

Sampah tak lagi sekadar dibuang—tapi diolah jadi energi.
 

Wali Kota: Mulai dari Pilah Sampah!
 

Wali Kota Serang Budi Rustandi ikut turun ke lapangan. Ia menyambut langsung kunjungan Menteri LH dan menyebut momen ini sebagai titik balik penanganan sampah di daerahnya.
 

Menurutnya, perubahan harus dimulai dari hal paling dasar.
 

“Kita harus mulai dari sekarang memilah sampah,” tegasnya.
 

Pesan sederhana, tapi krusial: dari rumah, dari diri sendiri.
 

Menteri LH Apresiasi Warga Serang
 

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq memberi apresiasi tinggi atas keterlibatan aktif warga. Ia mengaku melihat langsung antusiasme masyarakat saat memasuki wilayah Kota Serang.
 

“Sepanjang masuk Kota Serang, warga di ruas-ruas jalan ikut melakukan bersih-bersih,” ujarnya.
 

Bagi Hanif, kunci keberhasilan bukan hanya kebijakan—tapi partisipasi.
 

Kunci Ada di Kolaborasi
 

Gerakan Banten ASRI menunjukkan satu hal: urusan sampah tak bisa ditangani sendiri. Harus ada kolaborasi—pemerintah, masyarakat, hingga pelaku usaha.
 

Dari pasar hingga jalanan kota, semua bergerak.
 

Jika gerakan ini konsisten, Banten bukan cuma bersih—tapi bisa jadi model nasional.
 

Dari Pasar Rau, pesan itu menggema: bersih itu dimulai hari ini, bukan besok.rajamedia

Komentar: