Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Teken Pembangunan PSEL Serang Raya! Sampah Diolah Jadi Energi Listrik

Laporan: Firman
Selasa, 12 Mei 2026 | 09:40 WIB
Penandatangan kesepakatan bersama pembangunan PSEL Serang Raya dengan Danantara. Foto: Biro Adpimpro Banten -
Penandatangan kesepakatan bersama pembangunan PSEL Serang Raya dengan Danantara. Foto: Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Serang - Pemerintah Provinsi Banten mulai mendorong solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya.
 

Gubernur Banten Andra Soni menandatangani kesepakatan bersama pembangunan PSEL Serang Raya dengan Danantara sebagai bagian dari percepatan program Indonesia ASRI.
 

Menurut Andra, pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern itu menjadi langkah penting agar persoalan sampah tidak terus menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA).
 

“Pemerintah daerah berkomitmen menjalankan peran masing-masing untuk memastikan pembangunan PSEL Serang Raya berjalan baik,” kata Andra dikutip, Selasa (12/5/2026).
 

Dibangun di TPSA Cilowong
 

PSEL Serang Raya direncanakan dibangun di kawasan TPSA Cilowong dan menjadi bagian dari proyek nasional pengolahan sampah berbasis energi ramah lingkungan.
 

Andra berharap proyek tersebut bisa berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat.
 

“Targetnya tepat waktu dan segera bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
 

Sampah Diubah Jadi Energi Bersih
 

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembangunan PSEL merupakan bagian dari percepatan penanganan sampah perkotaan sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.
 

Menurut Zulhas, sampah tidak boleh lagi hanya dipindahkan ke TPA tanpa pengolahan karena kapasitas lahan akan terus penuh dan berdampak terhadap lingkungan.
 

“Itu yang harus dipercepat menjadi energi yang bersih, listrik. Tanpa bau dan tanpa racun,” kata Zulhas.
 

Sasar Kota dengan Produksi Sampah Tinggi
 

Program PSEL difokuskan untuk wilayah dengan produksi sampah besar agar persoalan lingkungan tidak terus menjadi beban kota.
 

Pemerintah menilai pengolahan sampah berbasis energi menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pencemaran sekaligus menghasilkan energi alternatif.
 

Selain persoalan kebersihan, sampah juga disebut berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan masa depan perkotaan.
 

Warga Diajak Mulai Pilah Sampah
 

Pemprov Banten juga mengajak masyarakat mulai membangun kesadaran pengelolaan sampah dari rumah tangga.
 

Warga diimbau mengurangi produksi sampah rumah tangga dan mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.rajamedia

Komentar: