Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Depan KWP, Gubernur Andra Sebut Kemandirian Fiskal Banten Tembus 70 Persen

Laporan: Firman
Jumat, 08 Mei 2026 | 08:40 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat menyambut kunjungan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, Kamis (7/5/2026) - Foto: Dok Sinpo -
Gubernur Banten Andra Soni saat menyambut kunjungan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, Kamis (7/5/2026) - Foto: Dok Sinpo -

RMBANTEN.COM - Serang – Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan tingkat kemandirian fiskal Provinsi Banten telah mencapai 70 persen.
 

Angka tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi penopang utama APBD Banten.
 

PAD Jadi Penopang Utama APBD
 

“Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Pertama, dari sisi anggaran, Provinsi Banten kemandirian fiskalnya menyentuh angka 70 persen,” kata Andra saat menerima kunjungan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang, Kamis (7/5/2026).
 

Menurutnya, meski nilai APBD Banten masih jauh dibandingkan Jakarta, kemampuan daerah dalam menopang anggaran sendiri tergolong tinggi.
 

“Sebanyak 70 persen sumber APBD kami berasal dari Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.
 

Pajak Kendaraan Jadi Penyumbang Terbesar
 

Andra menjelaskan pembangunan di Banten banyak ditopang dari pajak yang dibayarkan masyarakat, khususnya pajak kendaraan bermotor.
 

Ia menyebut wilayah Tangerang Raya menjadi penyumbang terbesar PAD karena kepadatan penduduk dan aktivitas ekonominya tinggi.
 

“Kami membangun menggunakan pajak-pajak yang dibayar masyarakat, terutama pajak kendaraan bermotor,” katanya.
 

Ekonomi Banten Tumbuh 5,64 Persen
 

Selain soal fiskal, Andra juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan I 2026 yang mencapai 5,64 persen secara tahunan (year on year).
 

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi Banten masih bisa meningkat seiring besarnya potensi daerah.
 

Target Pertumbuhan 8 Persen
 

Menurut Andra, Pemprov Banten ingin menjaga tren pertumbuhan ekonomi agar mampu mendukung target pertumbuhan nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintah pusat.
 

“Mudah-mudahan kami bisa menjaga terus pertumbuhan ini,” ujarnya.
 

Pertanian dan Kedekatan dengan Jakarta
 

Andra menilai posisi geografis Banten yang berbatasan langsung dengan Jakarta menjadi keuntungan strategis.
 

Selain itu, sektor pertanian di Banten juga disebut masih memiliki potensi besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
 

“Kami bisa menjadi supplier kebutuhan aglomerasi Jakarta,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: