Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni "Collab" Bareng Puteri Indonesia 2026, Promosi Wisata Jadi Konsen!

Laporan: Firman
Kamis, 07 Mei 2026 | 05:13 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat menerima silaturahmi Puteri Indonesia 2026 - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat menerima silaturahmi Puteri Indonesia 2026 - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Serang —  Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan Agnes Aditya Rahajeng di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (6/5/2026).
 

Pertemuan itu menjadi awal kolaborasi besar antara Pemprov Banten dan Puteri Indonesia dalam memperkuat tiga sektor utama: pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta promosi pariwisata.
 

Bicara Masa Depan Banten
 

Agnes hadir bersama Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Wardiman Djojonegoro.
 

Andra menilai sinergi pemerintah daerah dan figur publik penting untuk menyuarakan isu-isu strategis yang langsung menyentuh masyarakat.
 

Andra Soroti Ketimpangan Pendidikan
 

Dalam pertemuan itu, Andra secara terbuka mengungkap tantangan besar pendidikan di Banten.
 

Ia mengakui angka putus sekolah masih ditemukan di sejumlah daerah, terutama wilayah dengan kapasitas fiskal rendah.
 

“Fokus kami adalah bagaimana disparitas itu bisa perlahan dikurangi. Pendidikan adalah jalan keluar dari kemiskinan,” ujar Andra melansir laman bantenprov.go.id.
 

Sekolah Gratis Sudah Jalan
 

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Banten telah menjalankan program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan SKH swasta.
 

Pada 2025, program tersebut tercatat menjangkau 801 sekolah di seluruh wilayah Banten.
 

“Kita terus berikhtiar agar tidak ada anak Banten yang tertinggal,” katanya.
 

Agnes Diminta Jadi Inspirasi Anak Muda
 

Andra berharap Agnes sebagai Puteri Indonesia 2026 dapat menjadi jembatan komunikasi untuk mengampanyekan pentingnya pendidikan kepada generasi muda.
 

Menurutnya, Puteri Indonesia bukan hanya simbol kecantikan, tetapi juga kecerdasan dan inspirasi.
 

Kekerasan Perempuan Jadi Sorotan
 

Selain pendidikan, isu perlindungan perempuan dan anak juga menjadi perhatian serius dalam pertemuan tersebut.
 

Andra mengakui angka kekerasan terhadap perempuan di Banten masih tinggi dan menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah.
 

“Banten harus menjadi rumah yang aman bagi semua, terutama perempuan dan anak,” tegasnya.
 

Kolaborasi untuk Pariwisata
 

Selain sektor sosial, kolaborasi dengan Puteri Indonesia juga diarahkan untuk memperkuat promosi pariwisata Banten.
 

Pemprov berharap kehadiran figur nasional seperti Agnes mampu membantu mengenalkan potensi wisata Banten ke tingkat nasional hingga internasional.rajamedia

Komentar: