Banjir Tangerang Raya Mulai Surut, Titik Strategis Masih Tergenang
RMBANTEN.COM – Tangerang Raya - Kondisi banjir yang melanda wilayah Tangerang Raya dilaporkan mulai berangsur surut hingga Senin (26/1/2026). Meski demikian, sejumlah titik strategis masih tergenang air dengan ketinggian bervariasi, terutama di kawasan permukiman padat dan jalur vital.
Pemerintah daerah bersama aparat gabungan kini bergerak dalam dua arah: penanganan sisa banjir dan pemulihan pascabencana, sembari tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan susulan.
Kota Tangerang Sisakan Genangan di Periuk dan Gaden City Genangan
Di Kota Tangerang, banjir telah surut di sebagian besar wilayah. Namun, genangan masih tersisa di sejumlah titik, khususnya Kecamatan Periuk.
Salah satu lokasi yang masih terdampak cukup serius adalah Perumahan Garden City, di mana air memang mulai turun, tetapi ketinggian genangan masih menghambat aktivitas warga.
Sementara itu, Jalan Raya Cipondoh yang sehari sebelumnya tergenang hingga sekitar 40 sentimeter dan memicu kemacetan, kini telah difokuskan pada proses pembersihan lumpur dan sisa sampah.
Tindakan Pemerintah:
Pemkot Tangerang mengerahkan petugas gabungan untuk membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan dari sisa banjir, sekaligus memastikan sanitasi kembali aman.
Kabupaten Tangerang: Tol Merak Normal, Permukiman Kembali Tergenang
Di Kabupaten Tangerang, kondisi masih fluktuatif. Hujan yang turun pada dini hari kembali memicu genangan di beberapa titik.
1. Tol Tangerang–Merak KM 50
Genangan banjir di KM 50 dilaporkan mulai surut sejak pagi. Meski sempat menyebabkan kemacetan panjang, kendaraan kini sudah dapat melintas dengan pengaturan lalu lintas.
2. Pasar Kemis
Kawasan Fun Park Permata Regency kembali tergenang banjir sekitar pukul 06.00 WIB, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
3. Tigaraksa dan Kresek
Di Tigaraksa, banjir berangsur surut. Namun, di wilayah Kresek, tepatnya Desa Ciampo, tercatat sekitar 144 kepala keluarga masih terdampak genangan air.
Tangerang Selatan: Air Menurun, Status Waspada Bertahan
Sementara itu, di Tangerang Selatan, intensitas banjir sudah menurun dibandingkan puncak bencana pada 23 Januari lalu. Meski begitu, status waspada tetap diberlakukan.
Sebelumnya, tercatat sekitar 11 titik mengalami genangan. Saat ini, fokus BPBD dan petugas kesehatan diarahkan pada pemulihan kondisi masyarakat, termasuk layanan kesehatan dan pendampingan warga
terdampak.
Sekolah PJJ, Posko Kesehatan Dibuka
Sejumlah kebijakan darurat masih diterapkan untuk menjamin keselamatan warga:
Pendidikan:
Beberapa sekolah terdampak banjir memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) per Senin (26/1/2026).
Layanan Kesehatan:
Posko kesehatan gratis dibuka di sejumlah titik, salah satunya oleh Puskesmas Jalan Emas untuk melayani warga terdampak di Kelurahan Bencongan.
Warga Diimbau Tetap Waspada
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rendah dan bantaran sungai, mengingat debit air masih berpotensi naik sewaktu-waktu.![]()
Patandang 1 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Peristiwa | 3 hari yang lalu
Kaamanan | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Kabudayaan | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
