Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banjir Kota Tangerang Mulai Surut, Periuk Masih Tergenang

Laporan: Firman
Selasa, 10 Maret 2026 | 12:15 WIB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, Mahdiar - Dok. Pemkot Tangerang -
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, Mahdiar - Dok. Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang — Kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang mulai berangsur surut pada Selasa (10/3/2026). Berdasarkan laporan terbaru hingga pukul 11.00 WIB, sebagian besar titik genangan di 11 kecamatan terdampak telah surut, meski beberapa kawasan di Kecamatan Periuk masih dilaporkan tergenang.
 

Banjir sebelumnya dipicu hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam (7/3/2026), menyebabkan sejumlah sungai meluap.
 

Sungai Meluap Picu Banjir
 

Luapan air terjadi di beberapa aliran sungai utama seperti Kali Angke, Sungai Cirarab, Kali Sabi, Kali Ledug, hingga Kali Tengah.
 

Akibatnya, sejumlah permukiman warga di berbagai kecamatan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.
 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan sebagian besar wilayah terdampak kini sudah mulai pulih.
 

“Hampir seluruh titik genangan di kecamatan seperti Cipondoh, Benda, Batuceper, Jatiuwung, Cibodas, Karawaci, Larangan, Karang Tengah, Ciledug, dan Pinang sudah surut,” ujar Mahdiar. mengutip laman resmi Pemkot Tangerang
 

Warga Mulai Kembali ke Rumah
 

Seiring menurunnya tinggi muka air, sebagian besar warga yang sebelumnya mengungsi kini mulai kembali ke rumah masing-masing.
 

Namun, situasi berbeda masih terjadi di Kecamatan Periuk yang menjadi wilayah dengan dampak banjir paling besar.
 

Di beberapa kawasan seperti Periuk Damai, Villa Mutiara Pluit, Total Persada Raya, Garden City hingga Taman Elang, genangan air masih tersisa meskipun terus berangsur surut.
 

Air Sempat Capai 4 Meter
 

Mahdiar mengungkapkan, saat puncak banjir ketinggian air di beberapa titik sempat mencapai lebih dari 4 meter, terutama di kawasan Perumahan Periuk Damai.
 

Kini, kondisi air mulai menurun secara bertahap.
 

“Saat ini ketinggian air yang tersisa sekitar 2 meter dan terus berangsur surut,” katanya.
 

Petugas Gabungan Masih Siaga
 

Meski situasi mulai membaik, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk membantu warga dan memastikan proses penanganan berjalan lancar.
 

Tim dari BPBD, unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, perangkat daerah, serta relawan terus melakukan pemantauan dan membantu warga yang terdampak banjir.rajamedia

Komentar: