Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Hujan Semalaman, Kota Tangerang Dikepung Banjir!

Laporan: Firman
Minggu, 08 Maret 2026 | 11:29 WIB
Pantauan drone memperlihatkan banjir di Kecamatan Priuk - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
Pantauan drone memperlihatkan banjir di Kecamatan Priuk - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi memicu banjir dan genangan di sejumlah kawasan. Air mulai naik sejak sekitar pukul 21.00 WIB dan hingga pagi hari masih merendam berbagai titik permukiman serta jalan lingkungan.
 

Data yang dihimpun hingga Minggu (8/3/1016) pukul 06.30 WIB menunjukkan banjir terjadi di sejumlah kecamatan, mulai dari Periuk, Cipondoh, Karang Tengah, Jatiuwung, Ciledug, Cibodas, Pinang, Larangan, Karawaci hingga Benda.
 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, Mahdiar, menyebutkan ketinggian air di berbagai titik bervariasi, mulai dari sekitar 40 sentimeter hingga lebih dari satu meter.
 

Sejumlah Permukiman Terendam
 

Beberapa lokasi yang terdampak cukup parah antara lain Jalan Utama Villa Mutiara Pluit serta kawasan Danau Situ Bulakan di Kecamatan Periuk. Selain itu, banjir juga merendam Komplek Ciledug Indah 1 di Kecamatan Karang Tengah.
 

Genangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah perumahan serta jalan lingkungan di kawasan Ciledug, Cibodas, dan Karawaci.
 

Di wilayah Kecamatan Larangan, situasi semakin berat setelah tanggul jebol di kawasan Perumahan Taman Cipulir.
 

“Di Kecamatan Larangan terjadi tanggul jebol di Perumahan Taman Cipulir yang menyebabkan air masuk ke area permukiman warga,” kata Mahdiar.
 

Petugas Turun Tangani Banjir
 

Sejak dini hari, tim gabungan dari pemerintah kota langsung bergerak melakukan penanganan di berbagai lokasi terdampak.
 

Petugas melakukan pemantauan lapangan, koordinasi lintas instansi, hingga penyedotan genangan air di fasilitas umum.
 

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang, penanganan darurat juga dilakukan dengan pemasangan kisdam di beberapa titik rawan banjir, termasuk di jembatan Bendungan Polor, Kali Angke, serta wilayah Periuk Damai RW 08.
 

“Petugas masih fokus pada normalisasi aliran air serta membantu evakuasi warga yang terdampak,” ujarnya.
 

Warga Mengungsi di Sejumlah Posko
 

Selain melakukan penanganan genangan, petugas juga menurunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga yang terjebak banjir.
 

Penanganan juga dilakukan terhadap beberapa pohon tumbang yang berpotensi membahayakan masyarakat.
 

Sebagian warga yang rumahnya terendam banjir kini telah mengungsi di beberapa titik posko darurat, di antaranya di Rumah Potong Hewan (RPH) dan Mushola Petir di Kecamatan Cipondoh yang menampung sekitar 60 kepala keluarga.
 

Selain itu, warga juga mengungsi di Masjid Ma’arif Petir serta GOR Total Persada.
 

Mahdiar mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menghadapi kondisi darurat.
 

Warga dapat menghubungi layanan darurat 112 atau hotline BPBD Kota Tangerang yang siaga selama 24 jam.rajamedia

Komentar: