Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banjir Tangerang Raya Hari Ini: Air Mulai Surut di Sejumlah Titik, Status Tetap Waspada!

Laporan: Firman
Minggu, 25 Januari 2026 | 10:45 WIB
Banjir masih menggenangi Jalan Tol Tangerang–Merak KM 49–50 pada Minggu pagi, menyebabkan arus lalu lintas terganggu. - Foto: Dok RM Banten -
Banjir masih menggenangi Jalan Tol Tangerang–Merak KM 49–50 pada Minggu pagi, menyebabkan arus lalu lintas terganggu. - Foto: Dok RM Banten -

RMBANTEN.COM - Tangerang Raya — Hingga Minggu, 25 Januari 2026, banjir masih merendam sejumlah wilayah di Tangerang Raya, meski di beberapa titik ketinggian air dilaporkan mulai berangsur surut. Pemerintah daerah bersama aparat terkait tetap menetapkan status Waspada, seiring potensi hujan lebat yang masih mengintai dalam beberapa hari ke depan.
 

Data lapangan menunjukkan, banjir paling parah masih terjadi di wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, sementara Tangerang Selatan relatif terkendali namun tetap dalam kondisi siaga.
 

Kota Tangerang: Periuk Damai Terparah
 

Di Kota Tangerang, kawasan Periuk Damai menjadi titik terdampak terparah. Ketinggian air dilaporkan mencapai 3,5 meter, memaksa sedikitnya 862 warga mengungsi ke lokasi aman.
 

Sementara itu, kawasan Pinang Griya masih terdampak banjir susulan akibat tanggul sungai jebol pada 23 Januari lalu. Aliran air yang belum sepenuhnya surut terus menggenangi permukiman warga.
 

Di wilayah Ciledug, Jalan Raya HOS Cokroaminoto sempat ditutup akibat genangan. Hingga Minggu pagi, petugas masih bersiaga lantaran debit Sungai Cisadane dilaporkan tetap tinggi.
 

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau warga memanfaatkan layanan darurat melalui aplikasi Tangerang LIVE untuk permintaan evakuasi maupun bantuan logistik.
 

Kabupaten Tangerang: Tol Tergenang, Warga Sempat Terisolasi
 

Di Kabupaten Tangerang, banjir masih menggenangi Jalan Tol Tangerang–Merak KM 49–50 pada Minggu pagi, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.
 

Banjir juga melanda wilayah Tigaraksa yang mencakup 8 desa/kelurahan, meski sebagian besar mulai menunjukkan tren surut. Selain itu, kawasan Pasar Kemis seperti Villa Tomang dan Gelam Jaya, serta wilayah Jayanti, turut terdampak hingga sempat membuat sejumlah warga terisolasi.
 

Secara kumulatif, banjir dilaporkan merendam titik-titik di 24 kecamatan di Kabupaten Tangerang, dengan puluhan ribu warga terdampak di seluruh wilayah.
 

Tangerang Selatan: Surut, Tetap Siaga
 

Berbeda dengan wilayah lain, Tangerang Selatan melaporkan sebagian besar titik banjir telah surut total sejak 24 Januari 2026. Meski demikian, pemerintah daerah tetap meningkatkan kesiapsiagaan.
 

Dinas Kesehatan Tangsel masih menyiagakan petugas medis di posko-posko pengungsian untuk mengantisipasi potensi penyakit pascabanjir, seperti diare, ISPA, dan penyakit kulit.
 

BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Mengintai
 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat masih akan terjadi hingga 28 Januari 2026. Warga yang bermukim di daerah rawan banjir diminta tetap waspada dan segera mengungsi ke posko terdekat apabila debit air kembali meningkat.
 

Pemerintah daerah bersama aparat gabungan memastikan pemantauan dan penanganan darurat terus dilakukan guna meminimalkan risiko dan dampak lanjutan dari bencana banjir di Tangerang Raya.rajamedia

Komentar: